A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

LASKAR Tolak Hasil Pemilukada Nunukan - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribun Kaltim

LASKAR Tolak Hasil Pemilukada Nunukan

Kamis, 24 Februari 2011 17:45 WIB
LASKAR Tolak Hasil Pemilukada Nunukan
tribunkaltim/niko ruru
Pleno Penghitungan suara Pemilukada Nunukan.
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Tim Pemenangan pasangan calon nomor urut satu Hj Asmin Laura Hafid-Karel Sompoton (LASKAR) menolak rekapitulasi hasil perolehan suara pasangan calon Pemilukada Nunukan 2011. Basri Lanta selaku saksi yang diberikan mandat dari Tim Pemenangan LASKAR menolak bertandatangan pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara dan Penetapan Calon Terpilih Pemilukada 2011-2016 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan, Kamis (24/2/2011) di Gedung Amalia.

“Kami menyatakan tidak bersedia menandatangani,” kata Basri Lanta. Selain Basri Lanta, saksi dari pasangan nomor urut tiga Faridil-Jabar (FAJAR) juga tidak ikut bertandatangan. Januar yang diberikan mandat sebagai saksi, tidak hadir saat dipanggil Ketua KPU Nunukan Muhammad Sain untuk bertandatangan.

Dengan demikian hasil rekapitulasi tersebut hanya ditandatangani Haji Syahruddin selaku saksi pasangan nomor urut dua Drs Basri-Hj Asmah Gani (BAGUS) dan Rendi selaku saksi pasangan nomor urut empat HM Thomas Alfa Edison-Ruman Tumbo (TEMAN).Muhammad Sain mengatakan, tanpa tandatangan saksi, hasil rekapitulasi tersebut tetap dinyatakan sah.

Sebelumnya dalam sanggahannya pada sidang tersebut Basri Lanta menyebutkan, ada sejumlah indikasi pelanggaran yang terjadi pada Pemilukada Nunukan kali ini. Misalnya saja adanya keterlibatan oknum anggota TNI. Kemudian adanya penggelembungan suara di beberapa tempat pemungutan suara (TPS). Selain itu ada kesimpangsiuran data pemilih di TPS serta adanya temuan pelanggaran lainnya.

“Termaksud yang kami saksikan hari ini bahwa menurut saksi kami di lapangan, di Krayan Selatan rekap PPK Krayan Selatan ketika sampai di Nunukan yang bertandatangan hanya satu saksi dari LASKAR. Ini akan kami telusuri dan menjadi pembuktian pada saat di persidangan. Kami menyatakan dalam pleno ini, kami menyatakan tidak menerima hasil pleno siang ini dan menyatakan menolak. Kami meminta hasil pleno ditangguhkan sampai adanya klarifikasi terhadap pelanggaran yang kami maksud,” katanya.

Blasius saksi LASKAR lainnya juga menyatakan keberatan atas hasil pelno PPK Kecamatan Nunukan. Sebab dalam pleno tersebut pihaknya telah menyampaikan keberatan terutama untuk sejumlah TPS di Kelurahan Nunukan.

“Tapi kenapa hari ini keberatan disebut nihil? Kenapa ini tidak ada?” ujarnya.Menyikapi hal tersebut Muhammad Sain mengatakan, tiga poin pertama yang disampaikan Basri tidak ada kaitan dengna substansi rapat pleno hari ini. Hal tersebut perlu pembuktian melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

Sementara soal tandatangan saksi di Krayan Selatan, ia membenarkan jika yang bertandatangan di hasil pleno hanya saksi dari LASKAR. Untuk memperkuat pernyataannya itu, iapun menunjukkan lembaran dimaksud kepada Basri Lanta. Soal keberatan yang disampaikan Blasius, Sain mempersilakan Ketua PPK Kecamatan Nunukan Husnuddin untuk menjelaskan persoalan dimaksud.

“Dalam proses rekapitulasi ada beberapa keberatan terutama dari saksi 01. Cuma persoalanya pada saat meminta menandatangani berita acara karena disitu tercantum semua, mereka menolak. Berarti sanggahan batal karena mereka menolak menandatangani berita acara,” ujarnya.

Sain mengatakan, jika pasangan calon keberatan terhadap hasil pleno KPU hari ini, diberikan kesempatan untuk mengajukan gugatan ke MK. Registrasi dibuka pada Jumat, Senin dan Selasa. (*)
Penulis: Niko Ruru
Editor: Sumarsono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1895 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas