Balita Gizi Buruk di Tarakan Meninggal
Desti Rosandi, balita berusia 2 tahun pasien gizi buruk yang menjalani perawatan selama dua minggu di Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan.
Penulis: Junisah | Editor: Sumarsono
Siti, ibunda Desti mengaku, anaknya sebelum meninggal terlihat sehat. Malamnya pun Desti masih mengajaknya Siti bermain dari pukul 02.00 hingga menjelang subuh. Setelah bermain, Desti tidur, dan tiba-tiba siangnya langsung drop dan meninggal dunia.
"Mungkin saja semalam itu anak saya memberikan tanda, kalau akan pergi untuk selama-lamanya. Saya dan bapaknya beserta kakak-kakaknya, ikhlas melepaskan kepergian Desti. Saya rasa ini yang terbaik bagi Desti. Apalagi waktu meninggal Desti sempat menitikan airmata," ucapnya dengan mata berkaca-kaca, Senin (21/3/2011)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan Khairul mengatakan, Desti merupakan balita gizi buruk sejak November 2010. "Sejak kita tahu menderita gizi buruk, kami telah melakukan pemberian makanan tambahan dengan memberikan susu dan serelag," katanya.
Walaupun telah diberikan makanan tambahan, ternyata berat badan Desti tidak naik, dan malah semakin menurun. "Kondisi tubuh anak ini turun, karena setelah kami periksa, anak ini memiliki penyakit penyerta yaitu diare. Setiap diberikan makanan dan minuman, pastinya akan mengalami diare," ujarnya. (*)