Jumat, 19 Desember 2014
Tribun Kaltim

Empat Pesawat Sukhoi Bikin Formasi Diamond di Udara

Rabu, 18 Mei 2011 19:53 WIB

TARAKAN, tribunkaltim.co.id - Sebelum mendarat di Bandara Juwata, Rabu (18/5/2011), empat pesawat Sukhoi yang dipimpin Letkol Penerbang Tomy Haryono, Komandan Skuadron Udara Wing 5 Lanud Sultan melakukan beberapa formasi di udara. Mulai formasi leader dengan wingman kanan kiri, diamond dan esselon.

Formasi di udara ini menambah ketakjuban masyarakat yang melihat atraksi empat pesawat Sukhoi tersebut. Bahkan sebelum mendarat. empat pesawat ini melakukan formasi esselon yang belok ke kanan, sampai akhirnya satu persatu pesawat landing, dan jarak waktu selisih pesawat satu dengan yang lainnya hanya 15 detik.

Menurut  Tomy, kedatangan timnya, ke Lanud Tarakan untuk melaksanakan operasi pengamanan ambalat yang berdekatan dengan pulau-pulau terluar di daerah perbatasan.

"Jadi kami ini melaksanakan operasi rutin yang diperintahkan pimpinan kepada kami. Ini sudah kedua kalinya kami melakukan partoli pengamanan ambalat ini. Tahun lalu kami pernah juga melakukan operasi ini, namun tidak landing di Lanud Tarakan, kebetulan waktu itu Lanud belum ada. Baru sekarang ini lah kami landing," ujarnya.

Tomy mengaku, sebelum mendarat di Tarakan, bersama timnya telah berpatroli melintasi perbatasan Ambalat. "Kami tadi pantau di wilayah perbatasan, ternyata tidak ada masalah," ucapnya.

Pesawat tempur super Sukhoi ada dua jenis. Pesawat Su-27 ini jenis pesawat yang memiliki tempat duduk tunggal, dan Su-30 memiliki dua tempat duduk. Pesawat ini bisa mengangkut 6.000 kilogram bahan bakar dan mampu mengadakan patroli sejauh 1.500 kilometer. (*)
Penulis: Junisah
Editor: Sumarsono

TRIBUNnews.com © 2014

About us

Help

Atas