• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribun Kaltim

Hemat dan Efisien di Pasar Ramadhan

Sabtu, 6 Agustus 2011 15:11 WIB
Hemat dan Efisien di Pasar Ramadhan
tribun kaltim/Nevrianto Hardi Prasetyo
Suasana Pasar Ramadhan di Samarinda
TRIBUNKALTIM.co.id - Bulan Ramadhan identik dengan berbagai kegiatan keagamaan juga keramaian. Satu di antaranya, keramaian berpilih-pilih menu berbuka di Pasar Ramadhan. Di semua kota dan kabupaten di Kaltim, hadir Pasar Ramadhan. Pasar yang khusus menjual aneka menu untuk berbuka puasa.

Di Kota Balikpapan terdapat sembilan titik pasar ramadhan di seluruh kecamatan. Pasar ramadhan di area parkir RSS Jl Ruhui Rahayu, salah satunya.  Di tempat ini pengelola menyediakan sekitar 50 lapak ukuran satu meter kali 50 centimeter untuk para pedagang musiman menjajakan produk olahannya. Dengan uang sewa Rp 330.000 selama Bulan Ramadhan, sudah termasuk uang kebersihan.

Di pasar Ramadhan ini, tidak hanya hidangan kue maupun minuman dingin khas buka puasa saja yang dijajakan. Tetapi aneka lauk-pauk untuk menemani santap malam pun tersedia lengkap.  Seperti yang diakui Dini, ibu rumah tangga sekaligus pekerja. "Saya lebih suka berbelanja di pasar ramadhan. Hampir setiap hari dari mulai ramadhan. Karena lebih efisien dan simpel. Dananya juga tidak banyak. Sekitar Rp 50.000 saya sudah bisa dapat kue, sayur dan lauk pauk sekaligus. Untuk suami dan anak," ungkap Dini.

Pilihan menu yang akan menjadi hidangan berbuka, menurut Dini, juga sangat variatif. Bahkan hidangan yang jarang ditemui pun tersedia di arena pasar ramadhan. Seperti kepiting kare, tumis daun dan bunga pepaya, rica-rica hingga sambal goreng ikan asin.

Senada, Yessy ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Ringroad, Balikpapan Selatan, juga mengakui selalu memanfaatkan pasar ramadhan untuk menyajikan menu berbuka bagi keluarganya.

Sudah menjadi kebiasan tahunan, Haris dan keluarganya di Nunukan lebih senang mencari makanan di luar rumah ketimbang memasak sendiri untuk kebutuhan berbuka puasa. "Seperti sudah tradisi, kami selalu berbelanja di Pasar Ramadhan Tawakkal. Karena di sini pilihan menu lebih banyak," ujarnya.

Anti sang istri mengatakan, mereka lebih senang memilih berbelanja jajanan berbuka puasa di luar rumah untuk mengusir rasa bosan dengan menu yang variatif. Jika dihitung-hitung belanja menu berbuka di luar lebih irit.

Agung warga lainnya mengatakan untuk menu berbuka puasa seperti kebutuhan membeli kue dan es buah, ia hanya menghabiskan sekitar Rp20 ribu. Ditambah lauk-pauk tanpa nasi, sehari ia bisa menghabiskan Rp50 ribu.

Bagi sebagian masyarakat khususnya kaum ibu-ibu, keberadaan pasar ramadhan yang menjual berbagai jenis kue dan lauk pauk ini sangat membantu khusus untuk kebutuhan buka puasa. Apalagi bagi mereka yang sibuk bekerja dan pulang sore hari. Bukan hanya  karena harganya yang cukup murah, juga karena tersedia banyak pilihan.

Hj Ainum, warga Petung juga sejak bulan puasa ini selalu membeli kue untuk kebutuhan buka puasa. Selain kue yang dibeli, kata Ainum, ia juga membeli lauk-pauk yang lain. Untuk setiap hari ia bisa menghabiskan Rp 50.000.

Hal senada juga diutarakan Yuliana. Ia mengaku, selama puasa ini dirinya tidak membuat kue di rumah. Namun hanya mengandalkan para pedagang yang ada di pasar ramadhan.   Sehari ia hanya menghabiskan Rp 30.000 untuk membeli berbagai jenis kue kesukaannya.

Berbelanja di pasar ramadhan juga menjadi kebiasaan Indra, warga Samarinda. Ia lebih suka membeli aneka kue seperti lumpia dan risoles serta es buah untuk berbuka puasa. "Kalau masakan biasanya di rumah sudah masak, jadi di pasar ramadhan hanya mencari kue untuk berbuka puasa," ujarnya.

Dana yang disiapkannya juga tidak begitu besar karena untuk kue dan minuman segar masih cukup terjangkau. Biasanya di bawah Rp 50.000.  Hal serupa dilakoni Irma. Perempuan yang mengenakan kerudung ini mengaku sering mengunjungi pasar ramadhan untuk membeli aneka kue untuk berbuka puasa. "Biasanya ganti- ganti kue, sesuai dengan selera saja," ujarnya.(sar/noe/mir/may)
Editor: Fransina
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
12663 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas