A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kutukan Raja Kudungga Tampil di Jakarta - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Kaltim

Kutukan Raja Kudungga Tampil di Jakarta

Selasa, 20 September 2011 19:14 WIB
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id  - Indonesia sangat kaya akan cerita legenda dari pelosok daerah nusantara. Tak terkecuali, daerah Kalimantan Timur memiliki kisah legenda Raja Kalimantan yang pertama, Kudungga.

Kisah paling menarik dari Raja Kutai ini adalah tentang kutukannya, bahwa bagi siapa saja yang membawa pergi kekayaan alam Kalimantan, nasibnya akan sengsara dan celaka.

Hal inilah yang akan dihidupkan kembali melalui event kelima program "Indonesia Kita" dengan mengangkat pementasan Kutukan Kudungga Raja Salah Raja Disembah di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta. Pertunjukan teater yang dipadu tari dan seni suara ini digelar dua kali pada tanggal 23 dan 24 September 2011.

Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Muhsyarim menjelaskan terkait pementasan Kutukan Kudungga ini pihaknya akan diundang menjadi pembicara talk show di stasiun televisi nasional, Metro TV Pagi untuk menggali nilai-nilai budaya cerita legenda yang menjadi suri teladan generasi muda sekarang.

"Pementasan Kutukan Kudungga ini sangat istimewa karena diarahkan sutradara dan penata musik oleh Djaduk Ferianto. Selain itu, pementasan dibuat tim kreatif Butet Kartaredjasa, Agus Noor dan Syarfil TH Noer dengan pendukung dari Dik Doank dan anak Kandank Jurank Doank, teater Gandrik Yogyakarta, grup band Kapital dan para penari dari Kaltim," kata Muhsyarim, Selasa (20/9/2011).

Dari Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki menjelaskan bahwa lakon Kutukan Kudungga' diangkat dari akar legenda dan dipadukan dengan lakon yang pernah dimainkan oleh Teater Gandrik, `Dhemit', sebuah lakon satir yang ditulis Heru Kesawa Murti (alm).

Selain menyaksikan pementasan `Kutukan Kudungga' pengunjung dapat menikmati pula pasar kuliner yang dimulai pukul 12.00 wib pada siang hari hingga malam hari, yang menyajikan beragam aneka penganan khas Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur.
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
16274 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas