A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

120 Warga Nunukan Ikut Program Dampak Moratorium TKI - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribun Kaltim

120 Warga Nunukan Ikut Program Dampak Moratorium TKI

Jumat, 11 November 2011 13:01 WIB
120 Warga Nunukan Ikut Program Dampak Moratorium TKI
niko ruru/tribun kaltim
Para peserta pelatihan, Jumat (11/11/2011) mendengarkan pemaparan Tim Pengembang Kewirausahaan Direktorat Kursus Ditjen PAUDNI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Sebagai dampak moratorium pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) keluar negeri, pemerintah pusat melaksanakan pelatihan keterampilan.


Kabupaten Nunukan menjadi satu-satunya daerah di Kaltim yang terpilih untuk pelaksanaan program dimaksud. Pelatihan tata rias pengantin dan pelatihan menjahit, diberikan kepada 120 peserta dari dua pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di daerah perbatasan RI-Malaysia ini.


Puluhan ibu yang mayoritas mantan TKI asal Malaysia, duduk di kursi plastik berjajar rapi, di salah satu ruangan PKBM Imanuel, Jalan Pong Tiku, Kampung Tator, Kecamatan Nunukan. 


Mereka sedang serius mendengarkan pemaparan dari  Bambang Eko Wahyudi, bagian dari Tim Pengembang Kewirausahaan Direktorat Kursus Ditjen PAUDNI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


Sekitar 60 orang yang mengenakan seragam kaos oblong hijau dan merah muda ini, sebentar lagi akan memulai pelatihan keterampilan kecakapan hidup. Mereka khusus dilatih tata rias pengantin, sebagai bekal mereka untuk berwira usaha.


Sebelumnya, penyelenggaraan program pendidikan kecakapan hidup bagi pemuda produktif ini dibuka Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Nunukan Ahmad.
Penulis: Niko Ruru
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas