Sabtu, 28 Februari 2015

Jangan Pernah Beritahukan Nomor PIN

Senin, 21 November 2011 12:56 WITA

Rangkaian kejadiannya sudah saya ungkapkan terdahulu. Hal itu dilakukan XX sekitar lima hingga enam menit setelah saya meninggalkan areal SPBU Sepinggan. Begitu pula yang dilakukan XX cs saat beraksi di bilik ATM BCA di areal parkir Gedung Biru Kaltim Post, Jl Soekarno-Hatta, hari Minggu (30/10) pagi. Saat berada di dalam bilik ATM, sambil  sesekali menoleh ke arah luar bilik ATM, setelah menempelkan stiker dengan nomor telepon (0542) 7078848 berlogo BCA, cukup lama XX mengutik-utik mesin ATM itu.

Kalau pada saat melakukan aksinya di bilik ATM BCA di areal SPBU Sepinggan Jl Marsma R Iswahyudi, XX meninggalkan dompetnya di atas mesin ATM, maka kali ini XX meletakkan telepon genggamnya. Korban berikutnya, seorang wanita berbusana merah, mengenakan helm. Saat melihat wanita itu kesulitan memasukkan kartu ATM, XX masuk seolah-olah akan mengambil telepon genggamnya yang "ketinggalan".

XX lagi-lagi menawarkan "pertolongan" kepada wanita tersebut untuk memasukkan kartu ATM, lantas bergegas ke luar bilik ATM. YY masuk ke bilik, kemudian diikuti seorang pria berkacamata, berbaju merah, bercelana jins, dan tak bertopi yang terlihat juga ikut menyarankan agar wanita tersebut menghubungi nomor telepon (0542) 7078848.

Dari kasus yang saya alami, tergambar jelas bahwa pembobolan rekening yang dilakukan kawanan pelaku hanya bisa dilakukan jika kita memberitahu nomor Personal Identification Number (PIN). Karena itu dalam kondisi apapun, jangan pernah beritahukan nomor PIN Anda ke orang lain.

PIN (personal identification number) adalah hal yang paling harus dijaga, jangan sampai diketahui orang lain, sebab apabila disalahgunakan oleh orang lain, maka yang rugi adalah sang pemilik PIN itu. "PIN kartu ATM itu seperti kunci brankas kita, kalau kita sebutkan PIN kita kepada orang lain, ya sama saja kita memberi kunci brankas kita kepada orang tersebut," kata Kasatreskrim Polresta Balikpapan AKP Gendut Supriyanto SH.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Kepala Layanan BCA Balikpapan Sucipto K, yang membawahkan unit teller dan customer service officer. "Awal kerugian yang bisa dialami seorang nasabah adalah ketika ia memberitahukan nomor PIN-nya kepada orang lain. Meskipun orang lain itu karyawan bank yang kita kenal, jangan pernah diberi tahu PIN kita, apalagi terhadap orang yang hanya mengaku sebagai petugas atau karyawan bank," ujar Sucipto.

"Kalau menghadapi kesulitan mengenai kartu ATM, nomor yang seharusnya dihubungi hanya 021 500888. Selain dari nomor ini, jangan, jangan pernah. Kalau kartu ATM tertahan, hubungi 021 500888, tapi bila tak mau repot-repot saat itu, tinggalkan saja kartunya, biarkan saja, yang penting tak seorang pun yang Anda beritahu nomor PIN Anda, sebab walau orang lain memegang kartu Anda, tapi tak tahu nomor PIN Anda, tetap saja kartu itu tak dapat digunakan," tambahnya.

Halaman12
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About us

Help

Atas