• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Kaltim

Di Balikpapan Mengurus IMB Maksimal 15 Hari

Rabu, 7 Desember 2011 17:13 WIB
Di Balikpapan Mengurus IMB Maksimal 15 Hari
IST
Fachruddin, Kepala Dinas Perumahan dan Tata Kota Balikpapan
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Pemerintah Kota Balikpapan melalui Kepala Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) Ir Fachruddin Harami M, MT mengimbau masyarakat Balikpapan mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebelum melaksanakan aktivitas membangun.    

"Saya berharap warga mengurus IMB terlebih dahulu sebelum membangun. Hal ini sesuai Peraturan Daerah (Perda) No. 4 Tahun 2000 tentang IMB, "ujar Fachruddin, Rabu (8/12) kemarin.

Menurut Fachruddin, bagi warga yang membangun tanpa IMB, maka bersiap-siaplah dilakukan penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP). "Kalau ada bangunan tanpa IMB dibongkar Sat Pol PP, jangan salahkan Pemkot. Untuk itu sebaiknya uruslah IMB terlebih dahulu, baru mendirikan bangunan. Jangan membangun dulu, baru urus IMB, " tegasnya.

Dikemukakan, untuk mengurus IMB sebenarnya bukan hal sulit, apabila semua berkas sudah lengkap. Mengurus IMB maksimal hanya perlu waktu 15 hari kerja, terhitung sejak berkas diterima. Sedangkan biaya yang diperlukan disesuaikan bentuk koefisien bangunan, peruntukan, lokasi serta kontruksi.

Fachruddin menjelaskan, prosedur kepengurusan IMB dimulai dari pengambilan formulir, permohonan, petugas meneliti kelengkapan persyaratan, peninjauan lokasi, pembuatan risalah teknis dan bangunan, perhitungan atau pengetikan Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD). Selanjutnya pengetikan IMB, penandatanganan SKRD dan paraf buku, pemohon membayar retribusi ke loket kas daerah, penandatanganan izin Walikota, penjilidan pemohon.

"Kalau ada warga yang ingin mengurus IMB silakan menghubungi Kantor DTKP di Jl. Ruhui Rahayu, " imbuh Fachruddin.

Dia menambahkan, terkait pengurusan IMB hingga Oktober 2011 realisasinya sudah mencapai Rp 6 miliiar dari Rp 8 miliar yang ditargetkan, atau sebanyak 1.600 berkas yang terealisasi dari 1.800 berkas yang ditargetkan. Artinya kesadaran warga cukup tinggi terkait pembuatan IMB, yang nantinya dapat mendongkrak PAD.  (*)
Penulis: Sumarsono
Editor: Sumarsono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
21488 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
berita POPULER
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas