A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pasar Ijabah dan Baqa akan Direvitalisasi - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribun Kaltim

Pasar Ijabah dan Baqa akan Direvitalisasi

Jumat, 23 Desember 2011 21:36 WIB
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Dua  tradisional di Samarinda, yakni Pasar Ijabah dan Pasar Baqa diajukan untuk mendapatkan bantuan pembangunan dari pemerintah pusat. Hal itu tertuang dalam proposal yang diajukan Pemkot Samarinda kepada Kementrian Perdagangan.

Demikian dikatakan Kabag Ekonomi Sekretariat Kota Samarinda M Yamin di Balaikota (23/12). Menurutnya, kedua pasar itu memang layak untuk mendapatkan bantuan sesuai kriteria Kementrian Perdagangan.

Sebelumnya ada lima (5) pasar tradisonal yang dijaukan untuk mendapatkan bantuan, yaitu Pasar Bengkuring, Ijabah, Keledang, Baqa dan Palaran. Namun, hanya pasar Ijabah dan Baqa yang lolos verifikasi.

"Revitalisasi kedua pasar ini memang dianggap layak, dan dari hasil rekomendasi pertemuan jajaran pemerintah kota samarinda beberapa waktu lalu, kita sudah mengkonsep proposal bantuan yang siap untuk diajukan ke kementerian agar mendapat kucuran dana dari APBN untuk tahap pembangunan," kata Yamin.

Dari aspek kelengkapan administrasi, kedua pasar ini memiliki keabsahan legalitas lahan.

Dan diharapkan bantuan pembangunan kedua pasar ini sudah dapat terealisasi pada tahun 2012. keabsahan legaitas lahan tadi juga merupakan faktor yang menjadi nilai lebih kedua pasar tersebut. Secara teknis pembiayaan dalam  pembangunan dari total keseluruhan biaya masing-masing 60 % melalui APBN, dan 40 % melalui APBD Kota.

"Pada prinsipnya pembangunan pasar ini bisa saja melalui APBD murni, APBN maupun pihak swasta, tetapi biasanya kalau lewat kucuran APBN kita juga tetap memiliki kontribusi melalui APBD kota," pungkas Yamin. (*)
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Sumarsono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas