• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Kaltim

Gaji Bupati Rita untuk Biaya Kapal Feri

Senin, 16 Januari 2012 20:06 WIB
Gaji Bupati Rita untuk Biaya Kapal Feri
tribunkaltim/ahmad Bayasut
Aksi demo HMI Kukar di Kantor DPRD
TENGGARONG, tribunkaltim.co.id - Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari akan memberi subsidi operasional kapal feri penyeberangan gratis paska runtuhnya Jembatan Kukar. Anggaran subsidi itu dikeluarkan dari kantong pribadi Rita sebagai Ketua DPD Golkar Kukar. Subsidi itu nanti diperuntukkan bagi warga miskin, pekerja, pelajar dan mahasiswa.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kukar Awang Yakob ketika menerima aksi demo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kukar di ruang rapat gedung DPRD Kukar, Senin (16/1). "Ada subsidi secara pribadi namun atas nama Ketua Golkar sebab nanti itu akan ada pertangungjawabannya. Kalau dari ruang pribadi nanti tidak ada pertanggungjawabannya, itu komitmennya" ujar Awang dihadapan pendemo.

Dikemukakan, hal itu bukan sebagai kampanye belaka, namun sebagai upaya Bupati Rita agar penyeberangan kapal feri gratis tetap berjalan sesuai dengan kebutuhan warga. Karena kebutuhan kapal feri ini sangat mendasar membantu warga menyeberang sungai Mahakam.

Awang menjelaskan bahwa pemerintah Kukar dan DPRD Kukar sudah berupaya menghadap Departemen Perhubungan agar kapal feri tetap beroperasi. Kemudian untuk biaya operasionalnya bisa dicarikan solusinya.

Terpisah Bupati Kukar Rita mengatakan, dirinya rela gajinya sebagai Bupati diserahkan untuk bayar jurahan kapal serta membeli solar hingga jembatan selesai dibangun kembali. "Saya bantu dari hatiku terdalam. Kapalnya ada tiga semua untuk pengendara mototr atau penumpang yang mau menyeberang secara gratis sampai jembatan selesai, Biarlah gaji saya buat bayar juragan kapal sama beli solar," ungkapnya dalam pesan singkat.

Sementara pendemo dari kalangan mahasiswa ini menolak adanya rencana penarikan retribusi kapal feri yang akan diberlakukan dalam waktu dekat. Mereka menilai pemkab Kukar sangat tidak adil memberi beban kepada rakyat kecil ketika terkena musibah dengan menarik retribusi sebesar Rp 50 ribu untuk pengendara mobil dan Rp 2500 bagi pengendara motor.
Editor: Sumarsono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
23990 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas