Tribun Batam
Mengukur Kemajuan Kabupaten Nunukan
Tribun Kaltim - Minggu, 22 Januari 2012 16:19 WITA
Share |
nunukan.jpg

Oleh: Didi Febriyandi
Anggota Dewan Direksi Borneo Institute

KITA  dapat mengukur secara normatif, sebagaimana standar yang di keluarkan pemerintah dalam berbagai bentuk peraturan pemerintah tentang evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah. Detailnya dengan angka-angka statistik hinggah indikator kualitatif di sini perannya BPS Nunukan dalam mendata semua dengan benar dan nyata serta uptudate dikonsumsi masyarakat.

Paling terasa dengan melihat secara nyata, contohnya dengan variabel pembangunan, yakni pendidikan, kesehatan dan perekonomian.Sekarang coba kita bandingkan apakah Kabupaten Nunukan sudah memenuhi standar penilaian pemerintah dalam kemajuan suatu daerah?

Sederhana jika mau melihatnya  bisa dilihat secara vertikal berapa kali kepala daerah, kepala dinas, camat, lurah atau kepala desa diundang presiden untuk menerima penghargaan setiap tahun, dalam berbagai event skala nasional. Setiap tahun pemerintah selalu melaksanakan lomba baik aspek lingkungan adipura, kesehatan, pendidikan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Semakin banyak penghargaan yang diterima, berarti semakin banyak prestasi yang diraih oleh kepala daerah melalui kerja keras birokrasi dan masyarakatnya, sebaliknya jika semakin sedikitnya penghargaan yang diterima dalam kurun waktu setahun atau lima tahun, menunjukkan bahwa kepala daerahnya tidak punya prestasi luar biasa.

Tugas pemerintah dan kita semua mengevaluasi untuk menyatakan dengan sebenarnya apakah kita benar-benar melihat dan merasakan perubahan kemajuan nunukan atau tidak terlihat kemajuan yang berarti.
(*)
 

Editor : Fransina
Sumber : Tribun Kaltim