A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Penjualan Kios Pasar Segiri Samarinda hanya Ulah Oknum - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Kaltim

Penjualan Kios Pasar Segiri Samarinda hanya Ulah Oknum

Kamis, 2 Februari 2012 18:50 WIB
SAMARINDA, tibunkaltim.co.id - Belakangan pedagang pasar Segiri menjerit setelah dimintai pengelolanya mematok harga sewa petak Rp 32 juta untuk ukuran meja 120 cm x 140 cm.

Ada juga harga sewa ukuran 2x2 m2 senilai Rp155 juta. Kemudian, petak ukuran 2,5 x 2,5 seharga Rp125 juta hingga ukuran petak 2x4 m2 seharga Rp 230 juta. Para pedagang kemudian mengadukan permasalahan ini ke DPRD Kalimantan Timur.

Menanggapi hal ini, pemerintah kota Samarinda mengaku belum pernah menyetujui besaran harga tersebut. Penjualan kios tanpa persetujuan harga dari pemerintah tentunya bertentangan dengan Surat Perjanjian Kerjasama (SPKS) antara Pemerintah Kota Samarinda dengan investor Pasar Segiri, PT Yudha Putera Kaltim dengan Nomor : 119/05/KJS-KS/III/2010 tanggal 18 Maret 2010 yang menyebutkan bahwa pihak kedua (investor) berhak melakukan pemasaran pemamfaatan 1.468 buah petak kios yang telah dibangun sebagai pengembalian investasi dengan ketentuan harga setiap petak/kios harus mendapat persetujuan dari pihak pertama (Pemerintah Kota Samarinda).  

"Di dalam ketentuannya, sebelum pembangunan selesai tidak ada aktifitas jual beli. Dan proses jual beli harus dikomunikasikan dengan pemerintah kota. Sampai saat ini terkait hal itu masih kita pelajari. Kalau memang telah terjadi penjualan dengan harga tertentu itu adalah ulah oknum. Siapa oknum itu masih kita pelajari dan modusnya apa melakukan itu," kata Erham Yusuf, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Samarinda ketika ditemui di kantornya, Kamis (2/2/2012).
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Fransina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas