Indonesia Super League
Persiba Pasang Tiga Striker Hadapi Persidafon
Persiba harus menang melawan Persidafon Dafonsoro jika ingin berada di papan atas klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2011/2012.
Tayang:
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id- Persiba harus menang melawan Persidafon Dafonsoro jika ingin berada di papan atas klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 di partai kandang stadion Persiba Balikpapan, Selasa (14/2/2012) sore ini.
Dari rekor bertanding, Aldo Barreto dkk masih di atas Persidafon. Persiba kali ini berada di papan tengah tepatnya di peringkat sepuluh klasemen sementara dengan raihan 15 poin tepat berada di bawah tim tetangga Persisam Samarinda. Sementara Persidafon berada di dasar klasemen peringkat 16 dengan raihan 9 poin. Tidak hanya itu, kondisi Persidafon yang mengalami kekalahan beruntun melawan Sriwijaya FC 0-5, serta takluk 2-5 dari Persiram Raja Ampat (9/2/2012) akan menjadi peluang Persiba untuk menang di laga kandang ini.
Bermodal satu poin pada tur Sumatra yakni seri 1-1 saat bertandang ke PSAP Sigli dan kalah telak dari PSMS Medan 1-4, tim berjuluk Beruang Madu akan tampil bringas dan menargetkan sapu bersih laga kandang. Kekalahan dari PSMS Medan memang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Hariyadi. PSMS Medan yang notabene materi pemainnya jauh di bawah kualitas Persiba berhasil mencukur dengan skor telak.
Kepada Tribun, Hariyadi sudah melakukan evaluasi atas kekalahan telak tersebut. Menurutnya, lemahnya kordinasi serta pola permainan di lini belakang menjadi titik fokus pembenahan. Apalagi , kala itu defender tangguh Iqbal Samad juga absen karena cedera pangkal paha sekaligus terkena hukuman akumulasi kartu kuning.. "Memang pertahanan jadi evaluasi tim, tapi kami sudah perbaiki termasuk di lini tengah dan depan dan sudah siap bertanding lawan Persidafon," ujarnya.
Diperkirakan, Hariyadi kembali akan menurunkan tiga striker di partai kandang. Trio bomber yakni Aldo Barreto, Kenji Adachihara dan Sultan Samma akan bertugas merobek jala lawan. Kembalinya Sultan tentu akan menjadi magnet baru untuk merusak lini pertahanan Persidafon. Di lini tengah, mantan pelatih Diklat Salatiga ini akan memasang empat pemain, yakni dua pemain gelandang Ahmad Sembiring dan Asri Akbar akan berperan sebagai kreator serangan, sedangkan di sektor sayap kiri Saiful Lewenusa masih menjadi pilar utama serta Hamid Moni yang diprediksi akan diplot menjadi sayap kanan.
Saiful-Moni akan bertugas untuk menyuplai bola crossing (silang) ke lini depan. Sedangkan di barisan pertahanan, kembalinya Iqbal Samad akan menjadi semangat baru untuk memperkokoh jantung pertahanan Persiba bersama Supriyadi dan Rachmat Latief. Untuk penjaga gawang masih di bawah kendali I Made Wirawan. Dengan begitu, formasi 3-4-3 akan menjadi strategi Persiba dalam partai kandang. Namun kata Hariyadi, formasi tersebut bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi di lapangan. Dia mengaku bisa saja menerapkan formasi 3-5-2 atau 4-4-2.
"Tidak selalu berpatok pada satu strategi, tapi kan sesuai kondisi di lapangan. Kalau begitu terus bisa ditebak lawan, artinya semua bisa berubah kapan saja," tuturnya.
Menang di klasemen sementaram tak membuat Hariyadi meremehkan Persidafon, menurutnya justru posisi di bawah klasemen membuat semangat para pemain Persidafon yang dihuni pemain timnas seperti Patrich Wanggai akan kembali dengan semangat yang membahayakan. "Semua pemain mereka bagus-bagus, mereka ada Patrich Wanggai, Eduard Ivakdalam dan lainnya. Intinya semangat dan disiplin tinggi, serta kerja keras menjadi kunci keberhasilan," tandasnya.
Sementara bomber asal Jepang, Kenji Adachihara mengaku siap mencetak gol ke gawang Persidafon. "Kami optimistis untuk bisa menang, dan kita harus banyak cetak gol agar Persiba semakin bagus di peringkat ISL," tuturnya.
Terpisah, meski tidak diperkuat bomber andalannya Edison Ames karena terkena hukuman akumulasi kartu kuning, serta bomber asal Prancis Eric Bayemi absen karena cedera, Persidafon Dafonsoro sudah menyiapkan komposisi skuad terbaiknya dengan formasi 4-4-2. Di lini depan duet striker Patrich Wanggai-Leonardo Nere, di lini tengah Izaac Wanggai, Yohanes Ferinando Pahabol, Itimi Dickson dan Izak Ogoai. Sedangkan di barisan pertahanan Christian Warobay, Rasmoyo, Samuel Francisco Rumkabu dan Bejo Sugiantoro. Sedangkan penjaga gawang Selsius Gebze.
Asisten Pelatih Persidafon Dafonsoro, Erenst Pehelerang mengatakan, tidak berharap banyak dari pertandingan melawan Persiba. Menurutnya, Persiba tim bagus dan sudah lama berada di kompetisi kasta tertinggi. Tidak hanya itu, dia juga mengaku kekalahan beruntun membuat timnya dalam kondisi terganggu dan saaat ini dalam pembenahan mental. "Kami mengalami kekalahan di dua pertandingan, fokus kami adalah memulihkan mental pemain agar kembali ke performa dan kepercayaan diri terbaiknya," ujarnya.
Ditanya target dalam laga tandang tersebut, Erenst mengaku tidak muluk-muluk dan terkesan merendah. Dikatakan target seri merupakan hal yang sangat besar bagi timnya. Strategi meredam tim tuan rumah sudah ia instruksikan kepada anak asuhnya. "Dapat satu poin dari Persiba kami sudah bersyukur, Persiba tim bagus, dan kami tidak hanya fokus pada satu atau dua pemain Persiba, karena pemain tengahnya juga sangat berbahaya makanya wajib kita antisipasi semuanya," jelasnya.
KOMENTAR