Balikpapan
Disporabudpar Minta Kawasan Wisata Libatkan Perusahaan
Pembentukan kawasan wisata kuliner yang terletak di samping SMP Negeri 18 Sepinggan itu dapat menjadi icon baru di "Kota Minyak".
Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Adhinata Kusuma
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Balikpapan menyambut positif rencana Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) untuk membangun kawasan wisata kuliner terpadu di Sepinggan.
Kepala Disporabudpar Doortje Marpaung berpendapat, pembentukan kawasan wisata kuliner yang terletak di samping SMP Negeri 18 Sepinggan itu dapat menjadi icon baru di "Kota Minyak".
Bahkan ia meyakini keberadaan wisata kuliner tersebut juga dapat mendorong ketertiban pedagang kaki lima (PKL) di Balikpapan. "Kalau itu jadi, nanti akan berkontribusi terhadap ketertiban di kota ini, apalagi selama ini kita memang belum punya kawasan kuliner terpadu," jelasnya kepada tribunkaltim.co.id, Kamis (22/3/2012).
Namun demikian, untuk membentuk kawasan wisata kuliner diakui Doortje tidaklah mudah. Pasalnya, rencana tersebut patut didukung semua pihak. Disporabudpar menilai perlunya keterlibatan perusahaan dalam pembentukan kawasan wisata kuliner.
Pelibatan tersebut, kata Doortje, dengan memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR). "Seperti pakaian seragamnya atau untuk kelengkapan lainya itu bisa kita gandeng perusahaan. Di Cina begitu, mereka gunakan dana CSR sehingga terlihat lebih rapi dan tertib," katanya. (*)