90 Persen Lahan TPU di Balikpapan Curam

Sebanyak 30 Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dikelola Pemkot Balikpapan, 10 dinyatakan telah ditutup sejak tahun 2010 lalu.

90 Persen Lahan TPU di Balikpapan Curam
tribunkaltim/syaiful
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Ida Prahastuty


BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id
- Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Ida Prahastuty menyatakan, sebanyak 30 Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dikelola Pemkot Balikpapan, 10 dinyatakan telah ditutup sejak tahun 2010 lalu.

Artinya, tingga 20 TPU aktif yang tersisa. Ironisnya, 90 persen lahan TPU adalah lahan yang curam. Termasuk TPU terpadu yang akan dipusatkan di Km 15, Kelurahan Karang Joang. Buruknya lahan TPU, kata Ida, menyebabkan anggaran DKPP hanya banyak tersedot untuk melakukan perbaikan.

"Dana SKPD untuk pemakaman itu Rp 900 juta tiap tahunnya. Dana itu habis hanya untuk memasang siring. Padahal pemagaran dan pertamanannya juga perlu. Demikian juga pemakaman terpadu, bukan lahan yang representatif, karena disana juga curam. Artinya kita tidak mau APBD hanya habis terkuras untuk melakukan penyiringan," ujarnya, Kamis (3/5/2012).

Di sisi lain, Komisi IV meminta Pemkot untuk meninjau ulang lahan TPU terpadu di Km 15. Mengingat lokasinya berdekatan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Wain. Dikhawatirkan jika TPU beroperasi maka akan berdampak terhadap pencemaran DAS Wain. "Kalau dipaksakan limbahnya orang meninggal bisa mengotori Sungai Wain. Padahal Sungai Wain ini kan sumber kehidupan masyarakat Balikpapan," tambah Ida.

Komisi IV juga mempersoalkan buruknya database jumlah penduduk Balikpapan yang wafat, baik itu dilakukan secara berkala oleh RT setempat maupun yang terhimpun di catatan sipil. Karena itu, Ida berharap Pemkot bisa mempercepat pembahasan Raperda Pemakaman, guna memperbaiki manajemen pemakaman dan kependudukan di Balikpapan.

"Yang jelas kalau Perdanya itu sudah ada, diharapkan lahan pemakaman itu tidak ada lagi yang curam dan mempermudah penataan serta biaya yang dibutuhkan. Bagaimana tarif dan fasilitasnya itu nanti kita atur," bebernya.

Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved