Balikpapan Jaringan Narkoba Internasional
TMJ dan DN hanya terdiam saat ditanya wartawan perihal kasus yang menimpanya. Bahkan saat wartawan menanyakan namanya tidak digubris.
TMJ dan DN menggenakan baju tahanan warna oranye berkalung tulisan "Pelaku". Wajah mereka ditutupi topeng kain dan hanya terlihat dua mata dan hidung. TMJ menggenakan celana jins warna biru sementara DN menggenakan rok pendek hitam dipadu dengan celana hitam ketat. Kedua tersangka di borgol secara bersamaan.
Menurut Kepala Kanwil Bea dan Cukai Kaltim Oentarto Wibowo, TMJ (17) baru saja memiliki paspor dengan nomor A2787201. Paspor pemuda yang tidak lulus sekolah SMA itu baru dibuat pada Maret dan baru digunakan menuju Malaysia- Indonesia. "Mungkin dia diiming-imingi bisa keluar negeri jadi mau saja mengantar barang," katanya.
TMJ mengelak serta mengaku tidak tahu bahwa barang bawaannya itu terdapat Heroin. "TMJ mengakunya hanya spare spart yang dibawa dari Kuala Lumpur dan diberikan ke DN," ujarnya.
Diresknarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Zulkifli akan mengembangkan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan jalur Balikpapan sudah mulai diincar oleh jaringan internasional narkoba.
"Dengan banyaknya terungkap kasus ini maka bisa jadi jalur Balikpapan ini dianggap mereka sebagai peluang menyalurkan narkoba karena di Jakarta sudah sangat sulit untuk dilalui," katanya.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta juga menjelaskan bahwa kehadiran Polisi Diraja Malaysia di Balikpapan juga akan membicarakan masalah pemberantasan Narkoba. Dijadwalan 20 pejabat tinggi Polisi Diraja Malaysia berkunjung di Balikpapan ditemui petinggi Polda Kaltim di hotel Novotel, Selasa (15/5). "Salah satu pembicaraan kerjasama yakni pemberantasan narkoba jaringan internasional," singkatnya. (*)