Liga Champions

Mueller: Ini Bukan Hal Baru

Thomas Mueller mengatakan dalam sepak bola, bukanlah hal baru sebuah tim yang bermain lebih baik gagal memenangi laga.

Mueller: Ini Bukan Hal Baru
AFP
Gelandang serang Bayern Muenchen, Thomas Mueller, berselbrasi setelah mencetak gol ke gawang Chelsea dalam final Liga Champions di Stadion Fussball Arena, Muenchen, Sabtu atau Minggu (20/5/2012) dinihari WIB.
MUENCHEN, tribunkaltim.co.id - Penyerang Bayern Muenchen, Thomas Mueller, menilai timnya bermain lebih baik dari Chelsea di final Liga Champions, di Allianz Arena, Sabtu (19/5/2012). Bahwa Chelsea yang keluar sebagai juara, menurutnya itu bukan hal baru dalam dunia sepak bola.

Bayern unggul lebih dulu melalui Mueller pada menit ke-83. Dua menit sebelum injury time, Chelsea menyamakan kedudukan lewat Didier Drogba.

Kedua kubu memainkan babak tambahan setelah skor 1-1 tak berubah sampai akhir babak normal. Pada babak tambahan, Bayern mendapat hadiah penalti, yang dieksekusi Arjen Robben, pada menit ke-95. Namun, tembakannya bisa dijinakkan Petr Cech.

Karena masing-masing gagal mencetak gol kedua hingga akhir babak tambahan, pertarungan ditentukan lewat adu penalti. Menurut catatan UEFA, hingga akhir babak tambahan, Chelsea menguasai bola sebanyak 36 persen dan menciptakan tiga peluang emas dari sembilan usaha. Adapun Bayern melepaskan tujuh tembakan akurat dari 35 percobaan.

Pada adu penalti, Bayern kalah dengan skor 3-4. Ekskutor mereka yang gagal adalah penembak keempat, Ivica Olic, dan penembak kelima, Bastian Schweinesteiger. Di kubu Chelsea, eksekutor yang gagal adalah penembak pertama, Juan Mata.

"Inilah sepak bola. Kita pernah melihat hal seperti ini sebelumnya, yaitu tim yang bermain lebih baik tidak selalu mengangkat trofi di akhir laga," ujar Mueller.

Menambahkan itu, Manajer Umum Bayern, Christian Nerlinger, mengatakan, "Semua orang bisa melihat bahwa kami layak menang, mempertimbangkan jalannya pertandingan. Sebagai konsekuensi (kekalahan ini), para pemain sangat kecewa."

Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved