Minggu, 23 November 2014
Tribun Kaltim

Rumah Sakit Khusus Kelas III akan Dibangun di Samarinda

Senin, 28 Mei 2012 20:46 WIB

SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Rencananya, selain  akan membangun fly over, prasarana umum lainnya, Pemerintah kota Samarinda juga berencana akan membangun  rumah sakit khusus kelas III. Hal itu dikatakan Walikota Samarinda, Syaharie Jaang ketika ditemui di rumah jabatan Walikota, Senin (28/5/2012).
 
Menurut Jaang, hal itu sudah termasuk dalam 29 rencana aksi pemerintah kota Samarinda yang disampaikan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kaltim  beberapa saat yang lalu.

"Untuk tahun 2013 atau 2014 kita akan bangun rumah sakit khusus kelas III. Itu masuk dalam 29 rencana aksi dalam bidang kesehatan. Itu akan membantu masyarakat kita. Karena masyarakat yang tercover  di dalam jaminan kesehatan daerah itu masuk di kelas III," kata Jaang.

Selain itu, pemkot Samarinda juga akan meminta kerjasama rumah sakit swasta yang ada di Samarinda untuk memberikan bantuan Corporate Social Responsibilitinya (CSR) dalam bentuk  mengalokasikan kamar untuk disesuaikan dengan  kebutuhan pasien yang ditanggung Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

"Kedua, kami juga meminta partisipasi rumah sakit swasta,  yang merupakan CSR bagi mereka. Dengan  menyisihkan 20 persen, 25 persen atau 30 persen dari kamar mereka untuk menjadi standar bagi kamar kelas III yang sesuai Jamkesda," kata Jaang

Untuk lokasi rumah sakit nantinya, Jaang memastikan bahwa akan berada di tempatkan di wilayah perkotaan dengan pertimbangan kemudahan akses bagi seluruh masyarakat.

"Itu akan ditengah kota pastinya, karena bisa mengkover seperti Samarinda Utara, Sungai Pinang, Samarinda Ilir, Sambutan dan lainnya," katanya.

Pembangunan rumah sakit ini menurutnya jauh lebih baik dari peningkatan fungsi beberapa pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) menjadi menjadi rumah sakit rawat inap. Yang  menurutnya masih menemui beberapa kendala seperti keterbatasan kamar dan jenis penyakit yang bisa ditangani.

"Puskesmas rawat inap. kita akan menyelesaikan tahun ini. Puskesmas rawat inap yang ada di Lempake. Di Makrioman, tahun ini juga akan kita resmikan operasionalnya. Kita sedang menyusun persiapan dan kelengkapannya. Tapi kalau rumah sakit lebih khusus, lebih banyak kamar. Sedangkan puskesmas, paling hanya 5 kamar. Itupun dalam batas penyakit tertentu," pungkasnya.
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas