Sekkab Akui Ekonomi Nunukan Merosot
Tribun Kaltim - Rabu, 13 Juni 2012 15:54 WITA
Berita Terkait
- Proyek Belum Dilelang, Kontraktor Lokal PPU Mulai…
- Raih 9 Emas, Nunukan Juara Umum Kejurda Panjat Tebing…
- Raih 9 Emas, Nunukan Juara Umum Kejurda Panjat Tebing
- Bupati Kutim Perlu Mendengarkan Kritik dengan Bijaksana
- Bupati Kutim Bakal Perkarakan Komentar di Jejaring…
- Tokoh Senior Prihatin Fasilitas Panjat Tebing Nunukan
- Bebas Bersyarat dan Remisi di Nunukan Menunggu Permenkum…
- Satu Lagi Pejabat UPT Dispenda Nunukan jadi Tersangka
- Barang Bukti Curanmor di Balikpapan Bisa Dipinjam…
- Sepekan 538 Kendaraan di Balikpapan Terjaring Operasi…
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Sekretaris Kabupaten Nunukan Zainuddin HZ mengakui,
perekonomian di daerah ini mengalami kemerosotan. Terjadi penurunan aktivitas
di pasar-pasar maupun kegiatan perekonomian warga Nunukan.
“Mereka akan menggandeng Rumah Sakit Umum Daerah Nunukan dan Dinas Kesehatan Nunukan. Dengan MoU tersebut diharapkan tenaga kerja dari daerah manapun, akan melewati Kabupaten Nunukan. Kalau TKI sudah ramai di sini, tentu terjadi peningkatan ekonomi masyarakat Nunukan,” ujarnya.
“Coba kita belanja
ke pasar. Sekarang banyak yang kosong. Bengkel-bengkel juga tidak bergerak kok,”
ujarnya.
Zainuddin
mengatakan, untuk mengatasi kemerosotan ekonomi di Nunukan harusnya ada langkah
terpadu.
“Saya sering berbicara
bagaimana dilakukan rapat ketahanan pangan, koordinasi ketahanan pangan. Tapi
sampai saat ini belum ada. Saya ini pengarah, bukan pengambil kebijakan,”
ujarnya.
Zainuddin
mengatakan, perlu dilakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait serta
instansi yang membidangi persoalan perekonomian. Ini merupakan salah satu sikap
pemerintah daerah untuk meningkatkan perputaran ekonomi di Kabupaten Nunukan.
Untuk mengatasi
kemerosotan ekonomi, perlu pula dilakukan kerjasama dengan pihak di Tawau,
Sabah, Malaysia. Apalagi perusahaan yang selama ini memeriksa calon tenaga
kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sudah memberikan sinyal yang meminta
pemeriksaan kesehatan dilakukan di Kabupaten Nunukan.
“Mereka akan menggandeng Rumah Sakit Umum Daerah Nunukan dan Dinas Kesehatan Nunukan. Dengan MoU tersebut diharapkan tenaga kerja dari daerah manapun, akan melewati Kabupaten Nunukan. Kalau TKI sudah ramai di sini, tentu terjadi peningkatan ekonomi masyarakat Nunukan,” ujarnya.
Penulis : Niko Ruru
Sumber : Tribun Kaltim