Duel Prajurit "Der Panzer" Vs "Ethniki" (2)
Podolski tentu bernafsu mengejar perolehan Mario Gomez yang sudah mengemas tiga gol.
Manuel Neuer
Tidak sedikit
pun bola melalui garis gawangnya saat penyerang-penyerang Portugal
mencoba kemampuannya. Pada dua laga berikutnya, saat menghadapi Belanda
dan Denmark, Manuel Neuer hanya kecolongan satu gol.
Kiper Bayern
Muenchen berumur 26 tahun ini andalan ”Der Panzer” di bawah mistar
gawang. Kepercayaan diri memenuhi pemain berpostur 193 sentimeter dan
bobot 93 kilogram itu menyusul serangkaian penampilan bagusnya.
Ia
juga piawai mengeblok tendangan penalti. Seperti diperlihatkannya
bersama Muenchen saat menjegal Real Madrid ke final Liga Champions.
Jerome Boateng
Akselerasi
Jerome Boateng adalah rahasia Jerman di lini belakang. Respons cepat
pemain berusia 23 tahun itu menggagalkan setiap serangan sehingga
menjadi beban berat setiap penyerang lawan.
Inilah yang membuat
bomber-bomber Portugal dan Belanda mati kutu di penyisihan Grup B.
Masing-masing satu kartu kuning saat menghadapi Portugal dan Belanda
membuatnya absen ketika Jerman melumat Denmark.
Kini Boateng
sudah kembali. Juru cetak gol Yunani perlu menularkan kemampuan
serangnya kepada 10 pemain lain sebelum berupaya menembus bek kanan
Bayern Muenchen ini.
Sami Khedira
Sami
Khedira adalah paket lengkap Jerman di lini tengah. Gelandang berumur 25
tahun ini mendedikasikan energinya untuk mematahkan serangan dan
mengejar peluang mencetak gol.
Pemain Real Madrid ini juga piawai
memecah kebuntuan. Mario Gomez membuktikan itu saat pasokan bola
baginya seret ketika menghadapi Portugal.
Khedira menjelajahi lebar lapangan dan mengirim umpan sayap yang cantik. Tandukan Gomez mengubahnya jadi gol.
Bersama Bastian Schweinsteiger dan Mesut Oezil, Khedira akan mengacak-acak intisari pasukan Yunani.
Lukas Podolski
Lukas
Podolski tengah dipenuhi motivasi tinggi. Ia baru saja merayakan golnya
yang ke-100 bersama Jerman ketika ”Der Panzer” mengubur impian Denmark
ke perempat final.
Dengan satu gol yang dilesakkan sepanjang tiga
kali penampilan, Podolski tentu bernafsu mengejar perolehan Mario Gomez
yang sudah mengemas tiga gol.
Penampilannya selalu memperkuat
kecepatan serangan Jerman. Kerap beroperasi di sayap kiri, Podolski
menjadi ancaman sesungguhnya lini bertahan Yunani. Kegesitan pemain
berusia 27 tahun dengan tinggi badan 182 sentimeter itu bakal menambah
kengerian lawan.