Menurut manajemen GM, kemarin (22/6) bahwa sedan tersebut bisa mengalami
kebakaran akibat adanya cairan dari oli mesin yang tumpah ke pelindung
plastik di bawah mesin. Pihaknya, akan memodifikasi pelindung mesin di
bagian bawah untuk mencegah cairan terjebak di kompartemen mesin,
sebagai tempat asal api menyebar.
Langkah ini dilakukan setelah ada laporan dari Lembaga Lalu lintas
Keselamatan Jalan Raya Amerika (NHTSA) yang telah melakukan penyelidikan
pada awal April tahun ini. Ketika itu, terjadi dua kebakaran pada model
Cruze 2011 dan 2012.
Dari kejadian itu, GM lantas me-recall 249 unit Cruze dari tahun model
yang sama untuk memeriksa kompartemen di bagian belakang yang dapat
mempengaruhi bagian belakang. Terutama struktur dek di bawah tangki.
"Yang paling penting bagi pelanggan bahwa kami bekerja secara proaktif
untuk menjamin Cruze yang mereka beli sebagai mobil yang aman dan tahan
lama," ungkap Wakil Presiden GM bidang kualitas global Alicia
Boler-Davis. "Kami minta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan
akibat gangguan ini."