
Mengapa Balotelli yang dipercaya untuk menjadi eksekutor pertama
"Gli Azzuri" dalam drama adu penalti ini?
Ternyata, Balotelli
sendiri yang meminta kesempatan itu langsung kepada pelatih Cesare
Prandelli. Prandelli pun memberikan kesempatan kepada striker bengal
yang kerap bertingkah itu.
"Mario datang dan mengatakan dia ingin
menjadi orang pertama yang mengeksekusi penalti. Ini berarti dia
memiliki karakter yang kuat. Saya pikir dia brilian," aku Prandelli
seperti dilansir Reuters dalam keterangan pers usai adu penalti yang berakhir 4-2 untuk Italia, Minggu (24/6/2012).
Prandelli
secara khusus memang memuji perkembangan permainan dan karakter
Balotelli. Menurutnya, semua penyerang bermain dengan sangat baik, tak
terkecuali pemain berusia 21 tahun itu. Prandelli menilai para
penyerangnya bermain dengan hati.
Menurutnya, semua penyerangnya
bermain sesuai dengan instruksi dan harapannya untuk menembus pertahanan
John Terry dan kawan-kawan. Namun, Prandelli mengakui, sulit untuk
melakukannya.
"Mungkin bisa lebih spektakular jika kami bisa mencetak gol dalam 90 menit," ungkapnya.
Selain
Balotelli, Prandelli juga memuji kinerja kiper veteran Italia,
Gianluigi Buffon yang berhasil mengantisipasi tendangan penalti Ashley
Cole serta gelandang Andrea Pirlo.
"Dia (Buffon) selalu bisa
diandalkan, semua pemain luar biasa pada saat itu (penalti) memiliki
fokus penuh pada hal teknis, tak boleh ada yang mengganggu mereka dan
Buffon melakukannya. Dia tahu dia bisa mengubah permainan yang sedang
berlangsung," tuturnya.
"Sementara itu, karakter Pirlo sangat
tenang. Dia merupakan bintang sepak bola yang tahu benar apa yang mereka
lakukan dan dia melakukannya," tambahnya kemudian.