Selasa, 9 Juni 2026

Piala Eropa 2012

Italia, Sasaran Kesumat Klose

Masih membekas dalam memorinya, pahit kekalahan dari Italia ketika Miroslav Klose memperkuat Jerman di Piala Dunia 2006.

Tayang:
zoom-inlihat foto Italia, Sasaran Kesumat Klose
PATRIK STOLLARZ / AFP
Bomber Jerman, Miroslav Klose (kiri), diberi selamat oleh Pelatih Joachim Loew setelah digantikan Mario Gomez dalam perempat final Euro 2012 melawan Yunani di Stadion Gdansk Arena, Jumat (22/6/2012).
GDANSK, tribunkaltim.co.id- Masih membekas dalam memorinya, pahit kekalahan dari Italia ketika Miroslav Klose memperkuat Jerman di Piala Dunia 2006. Dua gol kreasi Fabio Grosso dan Alessandro Del Piero menamatkan perjalanan tim "Panser" di semifinal. Klose pun mengincar balas dendam, Kamis (28/6/2012).

Bomber SS Lazio itu terlihat penasaran saat jumpa media di markas Jerman di Gdansk, Polandia. Kepada UEFA, Klose mengungkapkan semuanya. Berikut petikannya:

Apakah sejarah akan memengaruhi hasil semifinal Euro 2012?

Masa lalu adalah masa lalu, sekarang adalah sekarang. Kedua tim sudah berubah dan gaya permainan kami berbeda dengan banyaknya pemain baru dan dinamis yang bertambah di skuad ini. Kini, kami menjadi dua tim yang berbeda dan meski Italia adalah Juara Dunia 2006 masih berkutat dengan perubahannya juga. Bagaimanapun, kami dalam kondisi bagus dan sudah menyiapkan segalanya untuk mereka.

Klose (34) bergabung dengan Lazio dari Bayern Muenchen Juni tahun lalu. Dua belas gol dalam 27 penampilannya di Serie-A jadi kartu as-nya.

Apakah pengalaman Anda di Italia akan berguna bagi Jerman di semifinal nanti?

Pertama, aku belum cukup lama bermain (di Italia) untuk dapat dikatakan menjadi ahli (permainan Italia). Tentu saja ada perbedaan antara sepak bola Italia dan Jerman. Aku suka karena di sana lebih santai ketimbang di Bundesliga. Anda dapat memahami cara yang lain bermain sepak bola (di Italia) dan itu berjalan dengan bagus. Itu akan keuntungan tersendiri bagi mereka.

Klose dan seluruh tim Jerman menyaksikan sendiri ketika "La Nazionale" melipat Inggris 4-2 dalam drama adu penalti di babak perempat final.

Apakah semifinal nanti akan menyajikann pertandingan yang berbeda?

Tentu. Italia berhasil menekan Inggris dan itu tak akan terjadi kepada kami. Kami akan memainkan taktik yang berbeda dari Inggris. Kami sudah tahu beberapa kelemahan Italia dan itu adalah keuntungan bagi kami.

"Gli Azzurri" menggunakan beberapa skema selama Euro 2012. Mereka menggunakan 3-5-2 ketika melawan Spanyol dan kembali memainkan pola 4-3-1-2 setelahnya. Apakah perubahan seperti itu sudah diantisipasi Jerman?

Kami sudah berlatih melawan dua formasi itu. Kami sudah tahu apa yang harus dilakukan dengan perubahan jumlah gelandang tersebut. Kami harus menunggu formasi apa yang akan mereka peragakan, tapi kali ini mereka tak bisa mengejutkan kami.

Klose sudah merekam 64 gol dalam 120 pertandingan internasiolanya. Sementara, ia baru mencetak satu gol dan Mario Gomez sudah mengepak tiga buah plus bertengger sebagai top skorer sementara.

Asumsinya, aku yang diturunkan. Aku sudah menyiapkan segalanya jika memang bermain. Kami punya dua striker dan sudah menjadi hak pelatih untuk memilih. Sekarang, biarkan pelatih yang memutuskan.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved