Dilindas Truk, Pegawai PDAM Tewas
Saat terpental dan jatuh ke aspal, dari arah berlawanan melaju sebuah truk fuso dan melindas kedua paha Yahya.
Akibat kejadian tersebut, kedua paha pria yang juga tenaga honor di PDAM Tlanakan, Pamekasan ini, hancur. Lasimo (40), saksi mata kejadian mengatakan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dalam kecepatan sedang dari arah Utara. Namun tiba-tiba motor korban oleng dan menabrak batas jalan.
"Tidak ada rintangan apa-apa. Sebab kondisi jalan agak sepi dan kendaraan yang lain juga dalam kecepatan sedang," kata Lasimo.
Pria yang juga penarik becak ini menambahkan, setelah korban terlindas ban depan fuso, warga mengira sudah tewas. Sebab tidak ada satupun orang yang bernai mengevakuasinya. "Petugasnya lambat sekali datang. Sedangkan tubuh korban berada di bawah badan fuso dan sudah lepas dari rodanya," tambahnya.
Setelah 30 menit kejadian, anggota Satlantas Polres Pamekasan langsung ke tempat kejadian. Truk Fuso dengan nomor polisi M 8567 UV yang dikemudikan Khairil, warga Desa Prenduan, Kecamatan Peragaan, Sumenep, langsung diamankan bersama keneknya, Miftah, ke Mapoles Pamekasan.
Adapun tubuh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan dan segera dilakukan tindakan. Menurut keterangan salah satu tim medis, ke bawah paha korban semua tulangnya patah. Kemungkinan harus diamputasi. Namun, tiga jam setelah menjalani perawatan di ruangan ICU, korban tewas.