Paser Perlu Organisasi Peduli Donor Darah
Nasib keluarga almarhum Tiono mendapat simpati Tokoh Pemuda Kabupaten Paser Zulkifli.
Seperti diberitakan, Tiono, warga Desa Padang Pangrapat, Kecamatan Tanah Grogot meninggal dunia pukul 01.20, Minggu (1/7/2012). Penderita anemia ini membutuhkan donor darah setidaknya 9 kantong, tetapi golongan darah B yang dibutuhkan Tiono kosong di UTD PMI, sehingga Nasran (tetangga Tiono) harus berkeliling dari kantor ke kantor untuk mendapatkan pendonor.
"Saya ikut prihatin, semoga keluarga almarhum Tiono bisa tambah. Tapi saya juga prihatin terhadap stok donor darah di UTD PMI yang sering kosong. Hanya saja, dalam hal ini saya tidak akan menyalahkan UTD PMI, sebab saya yakin UTD PMI selama ini sudah berusaha sebaik mungkin membantu pasien yang membutuhkan," kata Zulkifli, Senin (2/7/2012).
Hal yang menimpa almarhum Tiono menurut Zulkifli, semestinya bisa menjadi pelajaran berharga bagi setiap orang, sebab masih ada Tiono-Tiono lain yang juga membutuhkan donor darah. Untuk itu, UTD PMI Paser perlu mendapat dukungan dalam melestarikan ketersediaan stok donor darah, dan itu harus dimulai dari kesadaran diri sendiri.
"Kalau perlu kita membentuk organisasi kemanusiaan yang fungsinya bukan hanya sekedar wadah berhimpun pendonor darah aktif. Paser perlu organisasi peduli donor darah. Ini penting, untuk menyampaikan pesan-pesan kemanusian tentang pentingnya setetes darah bagi orang yang membutuhkan," kata mantan Ketua KNPI Paser ini.