Angkutan Rusak, Pelajar di Sebatik Barat tak Sekolah
Tribun Kaltim - Rabu, 11 Juli 2012 18:29 WITA
Berita Terkait
NUNUKAN, tribunkaltim.co.id - Sebagian pelajar SMP dan SMK di Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan sudah hampir sepekan ini memiliih tidak masuk sekolah. Sebab, satu-satunya bus angkutan yang biasa digunakan para pelajar mengalami kerusakan berat.
Hal tersebut diungkapkan anggota DPRD Nunukan Dapil II Pulau Sebatik Hajjah Nursan. Ia mengatakan, seharusnya dengan adanya kerusakan angkutan tersebut, instansi terkait segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kendaraan itu.
"Ini saja sudah sepekan para siswa tidak dapat mengikuti pelajaran di sekolah," ujarnya.
Ia mengatakan, kasus kerusakan angkutan pelajar di Kecamatan Sebatik Barat ini harusnya menjadi pelajaran agar kedepan instansi terkait menambah biaya operasional kendaraan.
Sehingga jika terjadi kerusakan dapat cepat diperbaiki tanpa harus menunggu pengadaan kendaraan operasional lagi. Para orang tua siswa mengeluhkan persoalan itu, karena anak-anak mereka tidak bisa bersekolah.
Hal tersebut diungkapkan anggota DPRD Nunukan Dapil II Pulau Sebatik Hajjah Nursan. Ia mengatakan, seharusnya dengan adanya kerusakan angkutan tersebut, instansi terkait segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kendaraan itu.
"Ini saja sudah sepekan para siswa tidak dapat mengikuti pelajaran di sekolah," ujarnya.
Ia mengatakan, kasus kerusakan angkutan pelajar di Kecamatan Sebatik Barat ini harusnya menjadi pelajaran agar kedepan instansi terkait menambah biaya operasional kendaraan.
Sehingga jika terjadi kerusakan dapat cepat diperbaiki tanpa harus menunggu pengadaan kendaraan operasional lagi. Para orang tua siswa mengeluhkan persoalan itu, karena anak-anak mereka tidak bisa bersekolah.
Penulis : Niko Ruru
Editor : Adhinata Kusuma
Sumber : Tribun Kaltim