Tribun Batam
Ormas dan Lembaga Islam Balikpapan Sepakat tak Persoalkan Awal Ramadhan
Tribun Kaltim - Selasa, 17 Juli 2012 23:18 WITA
Share |
_Silaturahmi_MUI_Kota_Balikpapan_dengan_Ormas_dan_Lembaga_Islam_di_aula_Bank_Indonesia_SYAIFUL_SYAFAR.JPG
tribunkaltim/syaiful
Silaturahmi MUI Kota Balikpapan
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Seluruh Ormas Islam dan Lembaga Dakwah Islam se- Kota Balikpapan sepakat tidak mempersoalkan masalah khilafiyah (perbedaan pendapat) dalam penentuan awal Ramadhan tahun ini. Termasuk pula hal-hal yang menyangkut ibadah, seperti jumlah rakaat dalam pelaksanaan shalat Tarawih hingga tanggal jatuhnya Idul Fitri.

Hal tersebut terungkap dalam forum rembuk yang difasilitasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan, Selasa (17/7/2012) di aula Bank Indonesia.

"Kami akan menghormati perbedaan pendapat yang terjadi di masyarakat. Bagi yang sudah menetapkan Puasa di hari Jumat silahkan menjalankan, dan bagi yang belum tidak boleh mempersoalkannya," ujar Sekretaris MUI Kota Balikpapan Jailani, usai pertemuan tersebut.
 
Sejumlah ulama seperti KH Kasim Pallanju, KH Moh Anas Muchtar, H Abdul Muis Abdullah, H Abdul Samad Bullah, H Abdussamad Abdullah, dan H Muh Idris juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

MUI Balikpapan juga menyatakan dukungan terhadap surat edaran yang dikeluarkan Pemkot Balikpapan tentang penutupan sementara kegiatan tempat hiburan malam dan arena bola sodok (Billiard) selama Ramadhan.

MUI bahkan meminta Pemkot tidak segan-segan melakukan penindakan terhadap warga atau pengelola tempat hiburan yang melanggar. Namun sebaliknya, bagi warga diimbau untuk tidak mengambil tindakan sendiri jika menemukan ada tempat hiburan yang buka selama Ramadhan. (*)

Penulis : Syaiful Syafar
Editor : Sumarsono