Rabu, 10 Juni 2026

Hans Peter masih Ingin Melatih Persiba

Hans senang bergabung dengan Persiba, karena Persiba memiliki karakter dan masyarakat Balikpapan menerimanya.

Tayang:
Editor: Fransina Luhukay
zoom-inlihat foto Hans Peter masih Ingin Melatih Persiba
tribun kaltim/feri mei efendi
Hans Peter Schaller bersama penerjemah David
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Direktur Teknik Persiba Hans Peter Schaller genap menukangi Persiba Balikpapan sekitar dua bulan. Datangnya arsitek asal Austria itu menjadi sejarah baru bagi tim kebanggaan publik Balikpapan, karena dalam semusim ditukangi tiga pelatih sekaligus, yakni Hariyadi, Peter Butler dan Hans Peter Schaller.

Meski hanya dua bulan, Hans menjadi idola bagi pecinta sepakbola Balikpapan. Maklum, dengan kondisi yakni tidak bisa berbahasa Indonesia, mantan pelatih timnas Laos tersebut mampu beradaptasi dengan ilim sepakbola di Indonesia dan bisa menerapkan filosofi sepakbola di Persiba.

Hans mengaku sangat senang bergabung dengan Persiba, karena selain Persiba tim yang memiliki karakter, begitu juga masyarakat Balikpapan yang menerimanya dengan baik, serta iklim sepakbola Indonesia yang kompetitif.

"Saya jadi pelatih sudah di berbagai negara, karakter pemain sepakbola Indonesia luar biasa. Saya harus akui kendala saya hanya masalah bahasa, tapi saya menguasai berbagai macam bahasa, dan tentunya saya pun akan bisa berbahasa Indonesia. Atmosfir sepakbola di Indonesia sangat luar biasa, yang tidak saya dapatkan di negara-negara yang pernah saya latih. Persiba sangat luar biasa ramah, dan santun warganya," tutur Hans sebelum bertolak ke negerinya Austria

Yang mengejutkan, Hans mengaku ditawari untuk melatih di salah satu tim di Arab Saudi dan Cina. Namun, secara tegas Hans belum memutuskan untuk menerima tawaran tersebut, pelatih yang pendiam tersebut lebih memilih Persiba Balikpapan, jika pada musim depan tim berjuluk Beruang Madu menunjuk kembali sebagai palatih. "Saya akan kembali jika Persiba masih membutuhkan tenaga saya. Saya ada tawaran dari dua negara salah satunya di Arab Saudi dan Cina. Saya belum menerimanya, tapi melatih di Indonesia penuh tantangan dan itulah yang ingin saya cari. Saya dua bulan di Persiba, banyak yang saya pelajari juga terkait karakter dan budaya Indonesia," jelasnya

Hans juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pemain, manajer tim, penerjemah David, dan pengurus Persiba yang selalu menemaninya saat berada di Balikpapan. "Saya ucapkan terimaksih pada Jamal (manajer tim) yang sering memberikan masukan semua hal-hal yang terkait budaya dan bola di Indonesia. Kalau di Eropa manajer Persiba sudah pasti dapat license A dengan segala pengetahuan tentang bola Indonesia juga bola dunia serta manajemen bola. Saya juga ucapkan terimakasih kepada Pak Ketua Syahril HM Taher yang juga memberi masukan kepada saya tentang kondisi liga di Indonesia," jelasnya.

Seperti diketahui, Hans secara resmi bergabung ke Persiba Balikpapan pada Kamis (10/5/2012) lalu. Datangnya Hans dikarenakan pelatih sebelumnya, Peter James Butler yang hengkang dan mengundurkan diri. Hans mengaku belum pernah menukangi tim di Indonesia, kedatangannya mendapat informasi dari pelatih timnas Indonesia Alfred Ridle. Dia mengaku banyak mendapat informasi terhadap tim Persiba. Kala itu, posisi Persiba yang saat ini bertengger di peringkat 6 klasemen sementara, dan sekarang timnya finis di peringkat 7 ISL 2011/2012. Sebuah prestasi yang terbilang bagus, dan tidak kalah dengan pelatih sebelumnya asal Inggris Peter James Butler.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved