
Pertemuan
45 menit itu terjadi pada Senin (23/7/2012), tepatnya pukul 12.00 waktu
Spanyol. Mourinho ditemani petinggi Madrid, Jose Angel Sanchez.
Sementara Kaka bersama ayahnya yang juga bertindak sebagai agen.
"Musim
ini, Anda menjadi pemain pengganti. Saya sarankan carilah klub baru,"
ucap Mourinho kepada Kaka, seperti yang dilansir media Spanyol, AS.
Situasi
makin pelik, karena Madrid tak bakal melepas Kaka di bawah 25 juta euro
(sekitar Rp 300 miliar). Harga itu jauh dari banderol 67 euro yang
digelontorkan "Los Blancos" untuk memboyongnya dari AC Milan pada musim
panas 2009.
Tapi, Madrid tak pernah menerima manisnya talenta
Kaka, seperti yang dipertontonkannya ketika merebut gelar Pemain Terbaik
Eropa 2007 bersama Milan. Pamornya makin temaram ketika mendapatkan
cedera lutut seusai Pila Dunia Afrika Selatan 2010.
Sudah jatu,
tertimpa tangga. Ketika bakatnya diragukan, gaji Kaka menjadi
penghalangnya sendiri untuk secepatnya keluar dari Santiago Bernabeu.
Tiap musim, Kaka menerima sembilan juta euro (lebih dari Rp 100 miliar)
dan kontraknya masih tersisa tiga tahun.
"El Real" sudah
memutuskan bakal segera melego Kaka, begitu ada tawaran seperti yang
diinginkan. Di usianya yang sudah 30 tahun, Kaka pun juga mau menerima
pemotongan gaji di klub barunya.
Madrid bakal intensif menawarkan
Kaka hingga dua pekan ke depan. Pemain itu sendiri masih diikutkan ke
Oviedo untuk melakoni uji tanding dengan Real Oviedo, Selasa
(24/7/2012).
Kaka juga dijadwalkan terbang ke Lisbon, Jumat
(27/7/2012), dan berbaku tanding sehari kemudian dengan Benfica.
Setelahnya, ia akan tetap berada dalam skuad dan menjalani tur pramusim
di Amerika Serikat.
Tapi, Kaka harus siap sewaktu-waktu ketika Madrid menerima pinangan yang levelnya cocok dengan yang diinginkan.