Selasa, 9 Juni 2026

KPC Kaji Pemanfaatan Bandara untuk Komersial

Rapat khusus tentang hal ini digelar 16 Juli lalu di kantor Bupati Kutim.

Tayang:
Editor: Adhinata Kusuma
SANGATTA, tribunkaltim.co.id - Peningkatan skala penerbangan dari dan menuju Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, merupakan kebutuhan yang kian mendesak. Hal ini karena belum adanya penerbangan komersial, namun sebatas penerbangan khusus oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Terkait hal ini, sedang dijajaki pemanfaatan bandara khusus Tanjung Bara KPC untuk penerbangan komersial perintis. Rapat khusus tentang hal ini digelar 16 Juli lalu di kantor Bupati Kutim.

Ketika dikonfirmasi, General Manager External Affair and Sustainable Development KPC, Huseinsyah Akma, Selasa (24/7/2012), mengatakan pihaknya masih mengkaji aspek legal pemanfaatan bandara khusus KPC untuk komersial.

"Kami masih melakukan kajian aspek legal pemanfaatan bandara Tanjung Bara untuk komersial. Namun kami di external belum mendapatkan hasil kajiannya dari bagian legal. Yang jelas, kami tidak dalam posisi yes or not (menerima atau menolak, red). Karena itu merupakan asset negara juga," katanya.

Secara prinsip, ia menegaskan KPC tidak berkeberatan. Selain karena bandara merupakan bagian dari asset negara, posisi kota Sangatta juga relatif jauh bila harus dijangkau dari jalur darat dari Balikpapan atau Samarinda.

"Namun masalahnya bandara ini merupakan pelabuhan khusus, bukan pelabuhan umum untuk komersial. Ini yang dikaji. Tapi kami pikir izinnya bisa diurus, baik oleh pihak Bandara Temindung atau Pemkab Kutim," katanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved