• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Kaltim

Jaksa Dalami Hasil Penghitungan Tim Teknis Dinas PU Kaltim

Rabu, 25 Juli 2012 18:02 WIB
SAMARINDA,tribunkaltim.co.id - Kejaksaan Tinggi Kaltim telah menerima hasil penghitungan dari Tim Teknis di Dinas Pekerjaan Umum dan Kimpraswil Kaltim terkait progres pembangunan Gedung Arsip Kaltim senilai Rp 10,2 miliar yang mangkrak sejak 2010 lalu.

Asisten Pidana Khusus Kejati Kaltim Risal Nurul Fitri, Rabu (25/7/2012) mengatakan, pihaknya baru saja menerima hasil penghitungan tentang progress pembangunan Gedung Arsip dari tim teknis Dinas PU Kaltim.

Saat ini kata Risal, jaksa sedang mendalami dan menelaah hasil penghitungan tim teknis tersebut. Setelah itu baru pihaknya melakukan ekspose terhadap hasil penyelidikan.

Sebelumnya Tim Pidana Khusus Kejati Kaltim sempat kecewa dengan tim teknis di Dinas Pekerjaan Umum dan Kimpraswil Kaltim yang terkesan lamban merampungkan hasil penghitungannya.

Lebih lanjut Risal mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara oleh Tim Pidsus, ada tiga indikasi pelanggaran pidana yang diduga terjadi dalam proyek tersebut. Pertama, spesifikasi perusahaan atau kontraktor yang mengerjakan belum memiliki pengalaman untuk mengerjakan gedung berlantai empat.

Kedua, dari hasil data laporan pekerjaan yang kita himpun, proyek itu sudah dibayarkan 70 persen. Ketiga dari progres bangunannya, proyek tersebut baru 30 persen.  "Tiba-tiba gedung sebelah ini (Gedung Arsip di sebelah kantor Kejati Kaltim) dilanjutkan lagi dengan kontraktor yang sama pula," sindir Risal.

Selain itu, kata Risal, dari hasil tinjauan lapangan diduga kuat bahan material bangunan tidak sesuai dengan rancang bangun dan kapasitas bangunan tersebut.  "Contoh besi beton yang digunakan tidak sesuai dengan kapasitas bangunan gedung itu. Kalau dipaksakan, kekokohan gedung itu mengkhawatirkan," ujar Risal.

Dalam penyeldikan kasus ini, tim jaksa Pidsus Kejati Kaltim telah memeriksa sejumlah pihak yang terkait dengan proyek pembangunan tersebut.

Diantaranya  Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Maryadi Subandi, Pejabat Pelaksana eknis Kegiatan (PPTK) Syahrani Badawi, Panitia Lelang, Pengawas proyek dan kontraktor pemenang tender PT Mahendra Wiranugraha.
Adapun indikasi adanya dugaan penyimpangan dalam pengerjaan proyek Gedung Arsip Daerah yang dibiayai APBD Kaltim tahun 2009-2010 senilai Rp 10,2 miliar, dari hasil telaahan tim penyelidik, diduga pembayaran proyek itu tidak sesuai dengan progres pekerjaan atau melebihi volume pekerjaan.
Diketahui, proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor PT Mahendra Wiranugraha. (*)
Penulis: Hasbi
Editor: Fransina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas