Tribun Batam
Bulan Depan Calon Sekkab Nunukan Diuji
Tribun Kaltim - Minggu, 29 Juli 2012 15:26 WITA
Share |
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Bupati Nunukan Basri memastikan, uji kepatutan dan uji kelayakan (fit and proper test) calon Sekretaris Kabupaten Nunukan akan dilaksanakan bulan depan. Pihaknya telah menerima jadwal pelaksanaan fit and profer test bagi calon Sekkab Nunukan pengganti Zainuddin HZ.

“Tanggal delapan bulan depan sudah fit and profer test, sudah ada jadwalnya. Pastinya fit and profer test bulan delapan,” ujarnya.
Basri tidak bisa memastikan, hingga kapan proses pergantian Sekkab Nunukan ini berlangsung.

“Saya tidak berani memperkirakan bulannya, jalan terus, yang jelas setelah ini fit and profer tes di provinsi,” ujarnya.

Proses pergantian Sekkab Nunukan ini akan terus dikawal Bupati. Ia mengatakan, pengawalan ini perlu langsung dilakukannya untuk menjamin proses pergantian Sekkab Nunukan ini benar-benar berjalan.

Bupati Nunukan telah mengusulkan kepada Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak masing-masing Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Nunukan Tommi Harun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Nunukan Supriyanto serta Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Nunukan Samuel Parrangan sebagai calon Sekkab Nunukan.

Diakui, dengan belum tergantinya Zainuddin ada sejumlah kegiatan yang tidak bisa terlaksana. Misalnya saja, Pemkab Nunukan tidak bisa melaksanakan pembebasan lahan untuk pembangunan embung di Pulau Sebatik, karena tim sembilan tidak bekerja.

“Ini juga embung masalah lahan yang paling utama. Kenapa masalah lahan terhenti karena  tim sembilan belum bekerja. Kenapa tim sembilan belum bekerja? Karena seharusnya itu Sekda tetapi dia  tidak mau, malah dialihkan ke asisten satu. Ini berantai semuanya. Mudah-mudahan nanti dengan sekda baru,  pembangunan embung ini bisa berjalan,” ujarnya.

Mantan Dandim Nunukan ini mengatakan, dengan banyaknya pegawai negeri sipil (PNS) yang terjerat kasus pembebasan lahan, semua bawahannya menjadi takut.

“Takut semuanya, akhirnya tidak bisa bekerja maksimal. Makanya ini segera kita benahi, karena bermula dari situ,” ujarnya.

Penulis : Niko Ruru
Editor : Reza Rasyid Umar
Sumber : Tribun Kaltim