Flu Burung Intai Balikpapan
Tribun Kaltim - Selasa, 31 Juli 2012 23:11 WITA
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Wabah flu burung mulai menghantui masyarakat Balikappan, setelah beberapa waktu lalu virus ini diketahui menyerang unggas piaraan milik warga di dua lokasi yang berdekatan.
Kasus yang termasuk langka ini baru terbuka saat walikota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan soal serangan virus H5N1 ini di depan masyarakat dan elemen Pemerintahan ketika digelarnya Safari Ramadhan di Masjid Darun Nimah Kelurahan Batu Ampar, Senin malam (30/7).
Meski tak mau menyebutkan lokasinya secara detil, namun Rizal meminta masyarakat saat ini sudah harus berhati-hati dengan adanya temuan kasus ini, termasuk menjaga kebersihan di lingkungan sekitarnya. Peringatan ini disampaikan berkaitan dengan matinya beberapa ternak ayam kampung milik warga akibat serangan virus tersebut.
"Dari laporan ada dua tempat yang ditemukan ayam mati karena virus flu burung dan yang kena adalah ayam kampung. Karena itu saya meminta masyarakat untuk melakukan kewaspadaan di masing-masing lingkungan tempat tinggalnya," katanya.
Serangan virus H5N1 ini kepada ayam kampung lanjut Rizal tentu saja menjadi persoalan tersendiri bagi Pemerintah karena kebiasaan masyarakat yang memang terbisa membiarkan aktivitasnya di luar kandang dan itu ditengarai juga menjadi salah satu faktor cepatnya penyebaran virus ini.
Karenanya, ia juga meminta masyarakat yang selama ini memang memelilhara unggas jenis ini agar mengkandangkan binatang peliharaannya dan tidak membiarkannya bebas berkeliaran. (*)
Kasus yang termasuk langka ini baru terbuka saat walikota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan soal serangan virus H5N1 ini di depan masyarakat dan elemen Pemerintahan ketika digelarnya Safari Ramadhan di Masjid Darun Nimah Kelurahan Batu Ampar, Senin malam (30/7).
Meski tak mau menyebutkan lokasinya secara detil, namun Rizal meminta masyarakat saat ini sudah harus berhati-hati dengan adanya temuan kasus ini, termasuk menjaga kebersihan di lingkungan sekitarnya. Peringatan ini disampaikan berkaitan dengan matinya beberapa ternak ayam kampung milik warga akibat serangan virus tersebut.
"Dari laporan ada dua tempat yang ditemukan ayam mati karena virus flu burung dan yang kena adalah ayam kampung. Karena itu saya meminta masyarakat untuk melakukan kewaspadaan di masing-masing lingkungan tempat tinggalnya," katanya.
Serangan virus H5N1 ini kepada ayam kampung lanjut Rizal tentu saja menjadi persoalan tersendiri bagi Pemerintah karena kebiasaan masyarakat yang memang terbisa membiarkan aktivitasnya di luar kandang dan itu ditengarai juga menjadi salah satu faktor cepatnya penyebaran virus ini.
Karenanya, ia juga meminta masyarakat yang selama ini memang memelilhara unggas jenis ini agar mengkandangkan binatang peliharaannya dan tidak membiarkannya bebas berkeliaran. (*)
Penulis : Januar Alamijaya
Editor : Sumarsono