Chelsie Ditaklukkan Grandmaster Rusia
Chelsie Monica Sihite tak berdaya melawan pecatur Rusia Grandmaster Alina Kashlinskaya
Tayang:
Editor:
Fransina Luhukay
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id
- Setelah mengalahkan pecatur asal Kanada, Regina Veronicka Kalaydina
di babak pertama, Pecatur putri Indonesia WIM Chelsie Monica Sihite yang
memulai pertandingan dengan memegang buah catur putih tak berdaya
melawan pecatur Rusia Grandmaster Alina Kashlinskaya di babak kedua pada
Kejuaraan U-20 World Junior Chess Championship Yunani 2012 di Athena,
Yunani, (4/8/2012)
Kekalahan pecatur Indonesia lainnya dialami Firman Syah Farid atas pecatur tuan rumah, Master Internasional Antonios Paulidis. Sedangkan dua pecatur Indonesia lainnya meraih kemenangan yakni Muhammad Luthfi berhasil menundukkan Master FIDE dari Austria, Peter Schreiner dan
pecatur Warda Aulia Medina berhasil menundukkan pecatur Serbia, Bogdana Nonkovic. Dengan begitu di babak kedua hanya dua pecatur yang masih meraih kemenangan, sedangkan dua pecatur lainnya mengalami kekalahan. Chelsie mengaku kekalahan tersebut karena dirinya sedikit terpancing permainan lawan yang sudah bertitel grandmaster. "Lawannya berat titelnya grandmaster, dan saya sedikit terpancing. Tapi dari kekalahan tersebut bisa lebih anitisipasi ke depannya," ujarnya.
Para pecatur Indonesia ini masih panjang karena kejuaraan catur dunia junior U-20 ini akan bermain dengan sistem Swiss 13 babak. Masih ada 11 babak lagi yang harus dimainkan. Pemenang kejuaraan selain mendapat gelar Grandmaster berhak mengikuti Piala Dunia (World Cup 2013) tahun depan. "Kan masih panjang, masih ada beberapa babak lagi, nah di situ akan bekejra lebih maksimal lagi karena ini peluang untuk meraih gelar baru," tuturnya.
Kekalahan pecatur Indonesia lainnya dialami Firman Syah Farid atas pecatur tuan rumah, Master Internasional Antonios Paulidis. Sedangkan dua pecatur Indonesia lainnya meraih kemenangan yakni Muhammad Luthfi berhasil menundukkan Master FIDE dari Austria, Peter Schreiner dan
pecatur Warda Aulia Medina berhasil menundukkan pecatur Serbia, Bogdana Nonkovic. Dengan begitu di babak kedua hanya dua pecatur yang masih meraih kemenangan, sedangkan dua pecatur lainnya mengalami kekalahan. Chelsie mengaku kekalahan tersebut karena dirinya sedikit terpancing permainan lawan yang sudah bertitel grandmaster. "Lawannya berat titelnya grandmaster, dan saya sedikit terpancing. Tapi dari kekalahan tersebut bisa lebih anitisipasi ke depannya," ujarnya.
Para pecatur Indonesia ini masih panjang karena kejuaraan catur dunia junior U-20 ini akan bermain dengan sistem Swiss 13 babak. Masih ada 11 babak lagi yang harus dimainkan. Pemenang kejuaraan selain mendapat gelar Grandmaster berhak mengikuti Piala Dunia (World Cup 2013) tahun depan. "Kan masih panjang, masih ada beberapa babak lagi, nah di situ akan bekejra lebih maksimal lagi karena ini peluang untuk meraih gelar baru," tuturnya.
KOMENTAR