
Menteri Pertahanan dan Keamanan Yunani Nikos
Dendias mendukung tindakan represif aparat. Dia menegaskan, guncangan
ekonomi Yunani dapat diartikan bahwa negara tersebut tidak mampu
menghadapi invasi imigran.
Bahkan Dendias menyatakan, isu
imigran merupakan bom bagi fondasi masyarakat dan negara. "Kecuali kita
menciptakan struktur yang baik untuk menangani imigrasi. Jika tidak,
kita akan terpecah belah," lanjutnya.
Pada Minggu (5/8) lalu, 88 imigran ilegal sudah dikembalikan ke Pakistan.
Pemerintah
Yunani memang sudah meningkatkan jumlah pengawalan di wilayah
perbatasan dengan Turki di tengah kekhawatiran membanjirnya pengungi
yang masuk ke Yunani setelah kondisi geopolitik di Syiria memburuk.
Memang,
belakangan, sejumlah politisi Yunani mengimbau pemerintah untuk berlaku
tegas pada imigran ilegal. Pasalnya, lebih dari 80% imigran masuk ke
Uni Eropa lewat Yunani.
Belakangan, Yunani sering dikritik dalam
penanganannya terhadap imigran. Amnesti Internasional menuduh
pemerintah Yunani memperlakukan para pencari suaka seperti layaknya
kriminal dan menahan mereka di pusat-pusat penahanan.