Tribun Batam
Pilgub Jangan Hambat Pergantian Sekkab Nunukan
Tribun Kaltim - Kamis, 9 Agustus 2012 17:48 WITA
Share |
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Proses pergantian Sekretaris Kabupaten Nunukan dinilai begitu lama dan terkesan berbelit-belit. Meskipun hingga saat ini proses usulan pergantian Sekkab Nunukan yang baru telah memasuki tahap uji kepatutan dan uji kelayakan (fit and proper test), namun posisi Sekkab Nunukan Zainuddin HZ sebagai Pembina Kalima Plus bentukan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dikhawatirkan bisa menghambat proses pergantian Sekkab Nunukan.

"Kami berharap semoga posisi ini tidak menjadi penghambat proses yang ada. Terlepas apa misi dibentuknya Kalima Plus, secara moral jelas ini sangat berpengaruh terhadap hubungan antar keduanya," ujar Indrasasamita, pengamat politik dan kebijakan publik Nunukan.

Ia mengatakan, semestinya Gubernur bisa lebih legowo jika ada pengusulan pergantian Sekkab di Kabupaten Nunukan.

"Artinya diharapkan bapak Awang Farouk tidak mengintervensi terlalu jauh terhadap para calon yang ada. Toh Sekda saat ini juga belum cukup populis di masyarakat Nunukan, sehingga saya yakin tidak terlalu berpengaruh secara politis kepada posisi gubernur jika diganti. Semoga proses yang sudah ada ini bisa berjalan normal dan sesuai ketentuan yang ada," ujarnya.

Tiga calon Sekretaris Kabupaten Nunukan masing-masing Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Nunukan Tommi Harun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Nunukan Supriyanto serta Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Nunukan Samuel Parrangan sebagai calon Sekkab Nunukan, Rabu (8/8) telah mengikuti fit and profer tes di Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda. (*)

Penulis : Niko Ruru
Editor : Sumarsono