Rabu, 10 Juni 2026

Nunukan

Dua Anak TKI Tarik Bendera Merah Putih

Dua anak tenaga kerja Indonesia (TKI) mendapatkan kesempatan untuk menarik bendera merah putih.

Tayang:
Editor: Adhinata Kusuma
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id-  Dua anak tenaga kerja Indonesia (TKI) mendapatkan kesempatan untuk menarik bendera merah putih, saat pengibaran bendera pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-67 tahun di perbatasan RI-Malaysia di Nunukan.

Pada upacara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Nunukan, Jumat (17/8/2012), kedua siswa sekolah menengah atas itu diberikan kesempatan mendampingi Natasya.
Maksi penarik tali bendera merupakan siswa SMA 1 Nunukan, putra pasangan Nurdin Kasim dan Aisyah Abdullah. Sementara Martinus pengulur tali bendera merupakan siswa SMK Negeri 1 Nunukan, putra pasangan Stefanus Vanus dan Clara Nebo.

Ayah Martinus maupun Maksi merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Sabah, Malaysia. Mereka tinggal bersama ibu masing-masing di Nunukan.

"Saya anak TKI," kata Maksi maupun Martinus dengan bangga.
Pada kesempatan itu, Natasya Damalia, siswi kelas II SMA 1 Nunukan yang merupakan putri pasangan Darmansyah dan Marlina Puspita Sari mendapatkan kesempatan membawa bendera merah putih.

Paskibra Kabupaten Nunukan berjumlah 40 orang terdiri dari pelajar sekolah menengah atas, TNI dan Polri. Paskibra ini dipimpin Letda TNI Supratiko yang merupakan personil dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan/Yonif 413 Bremoro Kortrad.

Puluhan personil ini digembleng selama sebulan. Selama itu pula, mereka mengikuti latihan di Halaman Kantor Bupati Nunukan. Ramadhan, tak menyurutkan semangat anak asuh Kapten Mardiono ini untuk berlatih maupun melaksanakan tugasnya menaikkan bendera marah putih hari ini.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved