Demikian temuan Indonesian Corruption Watch (ICW) bersama Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) Semarang terhadap tersangka hakim Pengadilan Tipikor Pontianak tersebut. Dari temuan itu, diketahui bahwa HK bersama Ketua DPRD Grobogan M Yaeni pernah ikut penjaringan wabup Grobogan dari PDI-P pada 2010.
HK yang lahir di Grobogan pada 18 November 1967 lulus dari
Fakultas Hukum dan Magister Hukum Universitas 17 Agustus (Untag)
Semarang. Ia ditetapkan sebagai hakim ad hoc pada 2 Maret 2011 dan
dilantik menjadi Hakim Ad hoc Pontianak pada 12 April 2011.
Dalam
catatan ICW, HK pernah menangani perkara dugaan korupsi proyek
pengadaan mesin tahun 2006 dengan terdakwa dosen Politeknik Negeri
Semarang (Polines), Joko Triwardoyo, dan alumnus Polines Deny Kriswanto.
Mereka diadili di Pengadilan Negeri (PN) Semarang pada 2009. HM juga
menangani perkara dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk (KTP)
dan kartu keluarga (KK) di Grobogan tahun anggaran 2004 senilai Rp 1,7
miliar
di Pengadilan Negeri (PN) Purwodadi. Terdakwa dalam perkara itu
meliputi tiga pejabat di lingkungan Pemkab Grobogan, yakni Soedjono,
Syahiro , dan Wisnu, serta Direktur PT Karya Inti Karindo Semarang,
Soehadi.
HM juga menangani perkara dugaan korupsi dana kemahasiswaan IKIP Veteran Semarang sebesar Rp 1,2 miliar dengan terdakwa mantan rektor dan pembantu rektor II IKIP Veteran Semarang, JFM Suwandi, dan Etty Hermiwati. Perkara diadili di PN Semarang di mana terdakwa divonis bebas.
Selain perkara korupsi, HK juga pernah
menangani perkara non-korupsi, antara lain menjadi kuasa hukum dalam
kasus sengketa pemilihan kepala daerah di Semarang dan Grobogan.
Pada Tahun 2010, HK pernah mengikuti penjaringan calon wakil bupati Grobogan dari PDI Perjuangan. Ketua DPRD Grobogan
M Yaeni juga mendaftarkan diri sebagai balon wabup. HM gagal dalam
penjaringan itu. Ketika menjabat sebagai hakim ad hoc Pengadilan Tipikor
Pontinak, tidak ada perkara korupsi yang menonjol yang diperiksa dan
diputus oleh HK.
KPK menciduk HK dan dua tersangka lain di halaman Pengadilan Negeri Semarang, Jumat kemarin, seusai upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI. Selain HK, ada hakim lain yang bertugas di Pengadilan Tipikor Semarang, yakni KM. Keduanya menjadi tersangka kasus penyuapan dalam penanganan perkara korupsi pemeliharaan mobil dinas di DPRD Grobogan.