Senin, 22 Desember 2014
Tribun Kaltim

Hari Terakhir Liburan, Batu Lamampu Masih Diserbu

Rabu, 22 Agustus 2012 16:32 WIB

NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Ratusan warga Nunukan, Rabu (22/8/2012) hari ini masih berbondong-bondong menyerbu Pantai Batu Lamampu di Kecamatan Sebatik. Hari ini merupakan cuti Idul Fitri 1433 Hijriah hari terakhir, yang dimanfaatkan warga untuk berwisata bersama keluarga.


Warga Nunukan rela merogoh kocek yang cukup besar, untuk bersama keluarga menyeberang menumpang perahu ke Pulau Sebatik melalui Dermaga Sungai Jepun, Kecamatan Nunukan Selatan. Setiap penumpang dikenakan tarif Rp16 ribu sekali jalan. Untuk mereka yang membawa kendaraan dikenakan tarif Rp35 ribu setiap sepeda motor sekali jalan.


Sementara mereka yang tidak membawa sepeda motor, saat tiba di Dermaga Mantikas, Kecamatan Sebatik Barat harus membayar ongkos angkutan kendaraan roda empat dari Mantikas, Kecamatan Sebatik Barat ke Batu Lamampu dengan tarif Rp 50.000 perorang atau carter Rp 500 ribu satu mobil.


Di hari terakhir ini, ribuan pengunjung masih memadati Pantai Batu Lamampu. Warga Pulau Nunukan berbaur dengan warga di Pulau Sebatik yang juga menghabiskan waktu berwisata di pantai tersebut. Kepadatan pengunjung di sarana wisata yang berhadapan dengan Sabah, Malaysia ini sudah terjadi sejak hari pertama Idul Fitri, Minggu (19/8/2012) lalu.


Ahmad Kosasi, warga Jalan Lumba-Lumba, Kecamatan Nunukan hari ini bersama keluarganya menikmati liburan di Pantai Batu Lamampu. Tempat favorit warga di Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik ini menjadi tempat keluarganya menghabiskan liburan terakhir hari ini.


Di sana, warga memanfaatkan kesempatan dengan bermain air sambil berenang, bermain pasir dengan membuat istana dari tumpukan pasir serta ada yang memanfaatkan kesempatan untuk membakar ikan atau membakar ayam. Pantai yang sangat panjang ini dimanfaatkan juga sejumlah anak muda untuk belapan motor.


“Kita pergi ke tempat rekreasi yang murah meriah. Kebetulan keluarga-keluarga banyak yang belum tahu, banyak yang ingin tahu bagaimana Pantai Batu Lamampu. Itulah dibawah ke sini,” ujarnya.


Kosasih mengatakan, kondisi Pantai Lamampu cukup bagus. Meskipun diakui dari penataan masih kurang memadai. Selain itu sampah-sampah masih berhamburan, karena pengunjung belum disediakan tempat pembuangan sampah.


“Tempat duduk ada di sini, tetapi tidak mencukupi untuk semua orang hadir ini,” ujarnya.


Hingga sore ini, di Dermaga Sungai Jepun, Kecamatan Nunukan Selatan masih banyak pengunjung yang hendak menyeberang ke Pulau Sebatik untuk beriwisata dengan menuju ke Pantai Batu Lamampu.
Penulis: Niko Ruru
Sumber: Tribun Kaltim

TRIBUNnews.com © 2014

About us

Help

Atas