• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 17 September 2014
Tribun Kaltim

Lewat Batas Akhir 30 September, Dikenai Denda 2 Persen

Jumat, 24 Agustus 2012 18:18 WIB
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id -  Hingga Juli 2012, penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBBP2) kota Samarinda sudah terealisasi sebesar Rp 8,7 miliar dari target sebesar Rp 22,5 miliar.

Batas akhir pembayaran PBBP2 ini sendiri hingga tanggal 30 September mendatang dan jika lewat dari tanggal tersebut, wajib pajak akan dikenakan denda sebesar 2 persen dari total tunggakan.

"Kami mengimbau masyarakat Samarinda untuk melunasi pembayaran PBB sebelum jatuh tempo 30 September mendatang. Untuk itu kami ingin mengingatkan kembali, mengenai batas akhir pembayaran PBB tersebut, karena jika lewat dari waktu yang telah ditentukan, maka akan dikenakan denda dua persen. Tujuannya, untuk mendukung kelancaran tugas pemerintah dan masyarakat dalam menggali pendapatan daerah melalui sektor pajak," kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) kota Samarinda Burhanuddin, Jumat (24/8).

Dipaparkannya, sebanyak 12 kantor cabang pembantu BPD Kaltim telah disiapkan di seluruh Kota Samarinda agar masyarakat dengan mudah melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkotaan Pedesaan (P2) tersebut. Dan pihaknya  telah  menyosialisasikan program PBB  di sepuluh kecamatan. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat memahami pajak yang dikelola pemerintah daerah. Sehingga bisa membayar PBB sebelum batas akhir  sebelum 30 September 2012.

Mengingat  untuk pembayarannya sendiri jelasnya, sekarang ini sangat mudah, karena warga tidak perlu lagi mengantri di kantor Dispenda karena pemindahan pembayaran  sudah bisa melalui bank pemerintah sejak 4 Juni. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat bisa terlayani dengan maksimal melalui bank BPD pembantu terdekat. Selain itu melalui kerjasama tersebut penyerapan pajak daerah juga bisa maksimal.

"Insya Allah kedepan kemudahan pelayanan ini juga akan terus kita perbarui salah satunya dengan menerapkan pembayaran melalui mesin ATM. Karena tujuan kita memang ingin memberi pelayanan dan kemudahan kepada wajib pajak," katanya.
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Fransina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
38783 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas