Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026

Pesawat Hilang di Kaltim

Emergency Locater Transmitter Pesawat tak Berfungsi

Tim SAR kesulitan dalam pencarian di lapangan karena ELT pesawat PA31 viper Navajo Chieftain itu kabarnya tidak berfungsi.

Tayang:
Penulis: Rafan Dwinanto | Editor: Fransina Luhukay
zoom-inlihat foto Emergency Locater Transmitter Pesawat tak Berfungsi
tribun kaltim/Nevrianto Hardi Prasetyo
Arief Prapto Santoso_Kapolresta Samarinda
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id- Pencarian pesawat jenis pesawat PA31 Viper Navajo Chieftain yang hilang sejak jumat siang kemarin, dilanjutkan Sabtu (25/8/2012) pagi tadi.

Tim SAR kesulitan dalam pencarian di lapangan karena pesawat PA31 viper Navajo Chieftain itu diterbangkan Capt Marshal Basir  ini kabarnya Emergency Locater Transmitter (ELT) pesawat dalam keadaan tidak berfungsi.

“Memang keterangn Basarnas pusat  ELT (Emergency Locator Transmitter) tidak memancar dalam emergency tidak berfungsi, diduga batre tidak menyala karena  ELT bekerja kalau dalam crash/ kena air,” ungkap Kapolres Samarinda Kombes Pol Arief Prapto Santoso di Samarinda, Sabtu (25/8/2012).

Namun pencarian tidak mengandalkan alat ELT yang ada di badan pesawat, menurut Arief pencarian berdasarkan Data citra satelit dari Singapura dan informasi masyarakat.

“Tapi sudah cukup dapat data dari satelit dan didukung oleh informasi masyarakat. Kita mulai lagi pagi pencarian,” katanya.

Pesawat naas ini hilang kontak sekitar pukul 08.00 pagi  lebih  setelah  lepas landas dari Temindung Samarinda pada pukul 07.51 Wita. Pesawat  ini membawa Peter John Elliot  warga negara Australia, Jandri Hendrizal sebagai surveyor dan security  Elliott Geophysics Capt Suyoto, untuk melakukan pemetaan melihat potensi tambang. Pesawat itu tercatat milik PT Intan Angkasa dan dicarter oleh Elliott Geophysics International. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved