• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribun Kaltim

Pemkot Samarinda Kaji Pembatasan Pembangunan Mesjid

Jumat, 31 Agustus 2012 22:04 WIB
Pemkot Samarinda Kaji Pembatasan Pembangunan Mesjid
tribunkaltim/doan
Wawali Samarinda meresmikan masjid
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Hingga saat ini, Pemerintah Kota Samarinda belum mengeluarkan aturan yang  mengatur pembangunan masjid di Samarinda. Pemerintah akan melakukan koordinasi terlebih dahulu bersama Kementerian Agama untuk melihat apakah ada aturan yang mengatur jarak pembangunan masjid dari masjid satu ke masjid lainnya. Selain itu, tentunya  meminta masukan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tokoh masyarakat.

Demikian dikatakan Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail ketika meresmikan penggunaan Masjid Al Ikhlas di Jl AW Syahranie Gang 5A Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat (31/8). Dalam kesempatan tersebut Nusyirwan menyampaikan rasa syukurnya atas prakasa masyarakat yang telah membangun masjid dengan relative cantik dengan kualitas bangunan yang indah.

Menurut Wawali, pertumbuhan  masjid di Samarinda sendiri sangat luar biasa. Sekarang ini saja sudah berdiri 315 masjid di Samarinda, baik itu yang statusnya berubah dari Mushala atau Langgar. Dengan diresmikannya Masjid Al Ikhlas Ini, maka saat ini sudah ada 12 masjid di Kelurahan Air Hitam.  

"Walaupun masjid ini kecil, tetapi tetap berkualitas, semoga juga diiringi dengan kualitas iman warganya yang selalu memakmurkan masjid ini setiap shalat lima waktu.

Menurutnya  lagi, keberadaan masjid sendiri sekarang ini memiliki multi fungsional. Untuk itu banyak orang kata dia, sangat menginginkan rumahnya bisa berdekatan dengan tempat ibadah umat muslim tersebut. "Karena menurut sebagian orang rumah dekat masjid bisa menambah ketenangan keluarga," katanya.

Wawali menggaris bawahi bahwa dalam pembangunan suatu masjid, yang terpenting  wakaf tanah untuk pembangunan masjid  harus diperhatikan oleh pengurus jangan sampai bermasalah di kemudian hari.

"Untuk mengatasi hal itu kita harapkan  badan Wakaf kota Samarinda bisa segera terbentuk karena banyak sekali masjid yang asetnya harus terpelihara dengan baik, mengingat di tingkat provinsi badan  wakaf sendiri sudah terbentuk," pungkasnya. (*)
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Sumarsono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
39201 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas