Tribun Batam
Wawan Dodol Bakal Temui Temui Mendiknas Minta Restu Guru Bernyanyi
Tribun Kaltim - Minggu, 16 September 2012 21:34 WITA
Share |
wandol_Kak_seto.jpg
ISTIMEWA
Wawan Dodol dan Kak Seto
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Wawan Dodol (Wandol) atau bernama lengkap Arwan SPd adalah seorang guru SDN 017 Badak Baru  Kutai Kartanegara yang sedang mencoba mewarnai blantika musik Indonesia. Guru yang sudah mengabdi selama 8 tahun akan mengandalkan lagu I Love Indonesia (IVONE) garapan pencipta lagu anak-anak Kak Nunuk.

Ditemui di sebuah rumah makan seputaran Mahakam Square pada Minggu (16/9/2012), Wandol mengaku sedang gusar. Ia dihadapkan pada pilihan antara mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau terjun profesional sebagai artis seperti yang dilakukan Briptu Norman, mantan anggota Polri  yang terkenal dengan video lipsing Chaiya - chaiya beberapa saat lalu.

"Saya nggak bisa memilih, dua - duanya aku suka. Mengajar juga suka, menyanyi apalagi," kata pria yang pernah menjadi juara I(satu) di Event Gerbang Dayaku Idol yang dipelopri oleh PEMKAB Kutai kartanegara pada tahun 2005 ini sembari tertawa.

Wandol sebelumnya juga kerap tampil sebagi Penyanyi Electon sejak bersekolah di  SMKK Negeri  Pare-Pare hingga sekarang dimulai dari panggung ke panggung,baik acara Pernikahan, Balai  Pertemuan Umum sampai acara Pemerintahan.

Dalam waktu dekat atau tepatnya awal Oktober mendatang, Wandol beserta Zandre Badak sang managernya dari ZEBE Management Artis akan menemui Menteri Pendidikan Nasional M Nuh di Jakarta untuk meminta restu.

"Tapi saya sudah komitmen untuk tidak meninggalkan profesi guru. Makanya mau ketemu Bapak Menteri untuk meminta restu," kata guru yang juga merupakan instruktur aerobik ini.

Sebelumnya, selama 8 hari sejak 5 - 13 September 2012 lalu Wandol juga sudah bertolak  ke Jakarta untuk menemui Kak Seto. Dan hasilnya, Kak Seto sangat mendukung langkah pria  kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan 11 November 1975 itu.  "Respon Kak Seto sangat positif dan mendukung seorang guru untuk bernyanyi," paparnya.

Untuk jenis musik yang akan digeluti, Wandol mengaku akan berkonsentrasi pada aliran slow rock sesuai saran manjemennya. Terkait nama Wawan Dodol menurutnya berawal dari perbincangan via BBM antara Wandol dengan Zandre Badak sang managernya. Semula Wandol menawarkan untuk memakai nama Wawan Bugis, Wawan Badak namun Zandre kurang setuju, lalu Wandol mengajukan nama Wawan Dodol dengan alasan perlu nama unik dan mudah diingat untuk bisa terkenal.

Bukan tanpa alasan Wandol menerima tawaran menyanyikan IVONE. Lewat lagu tersebut, Wawan berharap bisa menumbuhkan rasa nasionalisme, terutama di kalangan anak-anak. Juga meramaikan musik anak-anak kini jarang terdengar di Tanah Air.

"Biar anak-anak lebih suka menyanyikan lagu nasional, bukan lagu cinta-cintaan dewasa. Juga menambah rasa cinta kita kepada Bangsa Indonesia," pungkasnya.

Penulis : Doan E Pardede
Editor : Fransina

Hit 410