A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Bupati Kembali Kritik Sekkab Nunukan - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Kaltim

Bupati Kembali Kritik Sekkab Nunukan

Selasa, 2 Oktober 2012 12:56 WIB
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Bupati Nunukan Basri, Selasa (2/10/2012) kembali mengkritik sikap Sekretaris Kabupaten Nunukan Zainuddin HZ yang pura-pura tidak tahu pembongkaran rumah jabatan Bupati Nunukan di Jalan Ujang Dewa, Sedadap, Kecamatan Nunukan Selatan.


Kemarin kepada tribunkaltim.co.id, Basri juga menegaskan bahwa Zainuddin tahu proses pembongkaran dan pembangunan rumah jabatan Bupati yang dimulai dari pembahasan di Tim Anggaran Eksekutif dan Badan Anggaran Legislatif.


“Mis komunikasi aja. Itu proses sudah berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan surat itu sudah sampai di mejanya. Berarti dia (Sekkab) tidak baca. Itu mis komunikasi saja dan itu sudah berjalan dengan normal. Mereka itu kan profesional, bagaimana mekanisme penghapusan aset segala macam mereka tahu. Kita-kita aja ini, kadang-kadang juga karena kurang faham sehingga timbul pemahaman masing-masing,” kata Basri, Selasa (2/10/2012) usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Nunukan.


Sebelumnya kepada wartawan Zainuddin HZ mengaku kaget, karena rumah jabatan dimaksud ternyata belum dihapuskan sebagai aset Pemkab Nunukan. Yang terjadi bukannya rehab rumah, melainkan membangun gedung baru. Selaku pengelola aset Zainuddin mengaku tidak tahu adanya pembongkaran, karena hingga kini belum ada proses penghapusan aset dimaksud.


Sementara terkait sorotan publik terhadap pembongkaran asat yang baru berusia tujuh tahun dan bernilai ratusan juta itu, Basri menganggap hal tersebut hanya karena kesalahfahaman atau pengetahuan yang belum sampai kearah tersebut.


Ia juga memastikan, rehab total rumah jabatan Bupati Nunukan sudah melalui prosedur yang berlaku. Bahkan ia menyilakan wartawan untuk menanyakan langsung persoalan itu kepada Jaksa.


Basri meminta, rehab total rumah jabatan Bupati Nunukan tidak perlu dipersoalkan lagi karena masih banyak persoalan pembangunan yang harus dilaksanakan pemerintah. Ia juga meminta wartawan tidak membuat berita-berita yang provokatif terkait rehab total rumah jabatan dimaksud.“Kita berpikir positif, tujuannya untuk perbaikan,” ujarnya.
Penulis: Niko Ruru
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
57762 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas