• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Kaltim

Pesangon Karyawan Sumalindo Segera Cair

Sabtu, 27 Oktober 2012 18:22 WIB
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id  - Dijadwalkan Senin (29/10) perwakilan serikat pekerja akan kembali bertemu jajaran manajemen PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk di Kantor Operasional PT SJL Sengkotek Samarinda. Pertemuan terkait janji pencairan pesangon 700 lebih karyawan korban PHK oleh pihak manajemen Sumalindo yang berjanji akan mencairkan pesangon karyawan pada akhir Oktober.

"Hari Senin kita dipanggil manajemen Sumalindo untuk datang ke kantor membahas terkait kepastian pencairan pesangon yang dijanjikan manajemen akhir Oktober," ujar Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Sektor Sumalindo, Rizal kepada Tribun, Sabtu (27/10/2012).

Menurut Rizal, kemungkinan pada pertemuan Senin besok membahas mekanisme pencairan pesangon karyawan. Karena kabarnya anggaran buat membayar pesangon karyawan sudah turun dari pusat.

"Informasi yang berkembang, uang buat pembayaran pesangon karyawan sudah turund ari pusat, katanya tinggal pencairan saja. Jika memang kabar ini benar kita tentu bersyukur," ungkap Rizal.

Namun kata Rizal, bila pembayaran pesangon karyawan tidak juga dilakukan pada akhir Oktober ini maka mediasi akan diteruskan dan Disnaker siap menfasilitasi, katanya.

Kepala Bidang hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda Eddy Hariadi membenarkan tentang kabar akan dibayarkannya pesangon karyawan.
"Sudah ada kabar dari perusahaan, bahwa pesangon akabn dibayar akhir Oktober, sekarnag perusahaan sedang mempersiapkan pembayaran," ujar Eddy kepada Tribun, Sabtu (27/10).

Diketahui, perselisihan terkait pembayaran pesangon karyawan korban PHK berlanjut ke Dinasker lantaran manajemen Sumalindo tidak mau memberikan kompensasi tambahan kepada karyawan selama masa menunggu pencairan pesangon.

Rencananya pesangon akan dibayarkan manajemen Sumalindo paling lambat akhir Desember. Namun belakangan, manajemen berjanji lagi, bahwa pesangon akan cair pada akhir Oktober.

Sebagian besar karyawan Sumalindo yang terkena PHK memilih mengalah dan menerima keputusan manajemen yang akan membayar pesangon tanpa kompensasi tambahan paling lambat akhir Desember. Ada sekitar 500 atau 80 persen karyawan dari total 700 lebih karyawan terkena PHK yang sudah terima di PHK satu kali pesangon.

Sementara yang tidak terima keputusan Sumalindo dan meminta kompensasi tambahan ada sekitar 200 lebih karyawan.

Diberitakan, Sumalindo melakukan PHK terhadap 700 lebih karyawannya dengan satu kali pesangon. Kebijakan PHK dilakukan manajemen PT SJL menyusul kondisi keuangan perusahaan yang semakin sulit. PT SJL dilaporkan mengalami kerugian berturut-turut selama lima tahun terakhir sesuai hasil audit tim independen.
Penulis: Hasbi
Editor: Fransina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas