A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Triyaningsih Juarai Maraton Balikpapan 10K - Tribun Kaltim
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 16 April 2014
Tribun Kaltim

Triyaningsih Juarai Maraton Balikpapan 10K

Minggu, 9 Desember 2012 11:13 WIB
Triyaningsih Juarai Maraton Balikpapan 10K
tribunkaltim/feri mei efendi
Triyaningsih saat mendapat pertolongan medis setelah berhasil menyelesaikan kejurnas lomba lari maraton 10 kilometer.

BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id – Atlet elite lari nasional Triyaningsih berhasil menjuarai kejuraan nasional kategori putri lomba lari maraton 10 kilometer bertitel Balikpapan Open 10K 2012 di kawasan Lapangan Merdeka Balikpapan, Minggu (9/12/2012).

Sementara di kategori elite putra, di urutan pertama di raih Jauhari, urutan kedua Agus Prayogo, urutan ketiga Ridwan, urutan keempat Niko Sila.

Triyaningsih berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 37 menit 7 detik, sedangkan di urutan kedua ditempati Yulianingsih dengan catatan waktu 37 menit 13 detik dan di urutan ketiga diraih Rini Budiarti 37 menit 54 detik, keempat Meri Paijo 38 menit 3 detik, kelima Fai Subnafu 39 menit 4 detik dan di urutan keenam olivia Sadi dengan catatan waktu 39 menit.

Triyaningsih merupakan atlet maraton andalan Indonesia. Atlet asal Jawa tengah tersebut nyaris pingsan dan langsung dibawa tim medis ke mobil ambulans.

Kepada Tribun, dia mengaku bersyukur bisa menjadi juara di event gelaran KONI Pusat tersebut. “Alhamdulillah saya bisa finis terdepan, tapi semua itu karena pertolongan allah SWT,” tutur adik kandung mantan atlet lari nasional Ruwiyati ini.

Meski dalam kondisi sakit diare. Triyaningsih tampil dengan kecepatan maksimal. Dari penuturannya, selain berusaha maksimal untuk mendai yang tercepat namun dia juga harus melawan sakit diare yang dideritanya.

Tidak hanya itu, kondisi fisiknya dalam kondisi yang belum prima. Maklum, pasca Pekan Olaharaga Nasional (PON) Riau dia mengaku belum latihan rutin, sehingga kondisi fisiknya mengalami kedodoran.

“Selama di lintasan saya tadi harus menahan sakit perut karena saya lagi sakit diare. Saya juga tidak latihan pasca PON lalu, sehingga lomba ini banyak menguras energi, tapi saya bersyukur bisa menjadi juara,’ katanya.
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
95381 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas