• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Kaltim

Kepala Kejari Berau Pertanyakan Penilaian PNPM

Senin, 21 Januari 2013 18:06 WIB
TANJUNG REDEB, tribunkaltim.co.id - Unit Pengelola Kegiatan - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat ( UPK-PNPM) Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, merupakan salah satu UPK yang mendapat penghargaan sebagai UPK terbaik di tingkat nasional.

Namun ternyata di balik penghargaan tersebut, muncul dugaan tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan Negara senilai Rp 1,4 miliar.

Muncul pertanyaan, bagaimana sebenarnya penilaian program PNPM ini? “Saya juga heran, dapat penghargaan di tingkat nasional tapi ternyata muncul kasus seperti ini (dugaan korupsi),” kata Rudy Hartawan Manurung, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Tanjung Redeb, Senin (21/1/2012).

Kajari juga mempertanyakan mekanisme penilaian PNPM tersebut. “Mereka (UPK-PNPM Sambaliung) mendapat penilaian terbaik, dasar penilaiannya apa? Apakah hanya menilai laporan saja? Tidak sampai melihat kenyataan di lapangan?” ujarnya heran.

Bahkan pihaknya menduga ada ‘kerjasama’ antara UPK-PNPM Sambaliung dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat. “Jangan-jangan ada pembiaran, jangan-jangan ada kerjasama antara UPK dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat,” katanya lagi.

Pihaknya berharap, kasus yang mempermalukan Pemkab Berau ini dapat segera diselesaikan. “Harapan saya, segera mungkin tim penyidik memproses penyidikan dengan segera memanggil para saksi dan penyitaan barang bukti, target dua bulan telah menetapkan tersangka,” tandasnya.
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Fransina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas