Meskipun kebijakan Pemerintah Pusat terhitung sejak 1 Februari 2013, namun penghematan BBM bagi kendaraan dinas di Balikpapan, kata Sudirman, sudah dilakukan sejak tahun lalu. "Sebenarnya kita sudah ada pengurangan sejak Maret 2012 lalu, pas terjadinya kelangkaan di sejumlah wilayah di Kaltim. Jadi tidak kaget lah dengan kebijakan ini," jelasnya, Jumat (25/1/2013).
 
Pengurangan tersebut sama dengan jatah yang akan diterapkan untuk 1 Februari 2013. Sebelumnya, jatah BBM untuk kendaraan operasional ditetapkan sebanyak 12 liter per hari, kendaraan staf 10 liter per hari, dan roda dua sebanyak 2 liter per hari. "Ya untuk tahun ini bedanya tidak boleh lagi pakai yang bersubsidi," tambah Sudirman.

Kendati demikian, berdasarkan Keputusan Menteri ESDM nomor 1 tahun 2013, ada pengecualian pemakaian BBM bersubsidi bagi 4 jenis kendaraan, yakni mobil ambulance, mobil jenazah, mobil pengangkut sampah, dan mobil pemadam kebakaran. (*)