• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 18 September 2014
Tribun Kaltim

Hari Ini, Perbup Disiplin Pegawai Mulai Disimulasikan di Nunukan

Jumat, 1 Februari 2013 18:36 WIB
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Pemerintah Kabupaten Nunukan mulai melakukan simulasi penerapan Peraturan Bupati Nunukan yang mengatur tentang displin pegawai.

Perbup dimaksud mengatur pemotongan tunjangan tambahan penghasilan (TTP) kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang melanggar disiplin seperti seringkali datang telat ke kantor dan pulang lebih dulu sebelum jam kerja berakhir.

“Perbup pemotongan TTP bagi PNS sudah dalam posisi selesai semua, tinggal disosialisasikan. Dan rencananya mulai 1 Februari hari ini memasuki masa percobaan. Kita mengadakan simulasi di semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) termasuk kecamatan-kecamatan yang jauh dari kabupaten Nunukan,” ujar Juru Bicara Pemkab Nunukan Hasan Basri, Jumat (1/2/2013).

Hasan mengatakan, perbup ini merupakan komitmen pemerintahan Bupati Nunukan Basri dan Wakil Bupati Nunukan Hajjah Asmah Gani sejak awal pemerintahannya, untuk melakukan reformasi diantaranya mendisplinkan para PNS.

Setelah sebulan melakukan sosialisasi perbup dimaksud, dipastikan 1 Maret bulan depan aturan pemotongan TTP mulai diberlakukan.

“Sebulan simulasi, perbup efektif berlaku 1 Maret,” ujarnya.

Sekretaris Kabupaten Nunukan Tommy Harun mengatakan, sanksi pemotongan TTP ini akan diberlakukan utnuk PNS yang masih tidak disiplin.  Pemotongan TTP dilakukan berdasarkan tingkat ketidakhadiran PNS masing-masing, yang dihitung dari jam efektif bekerja.

“Aturan ini hanya diberlakukan untuk para PNS,” ujarnya.

Tenaga honorer tidak dikenakan aturan yang sama, karena honorer tidak diberikan tunjangan kesejahteraan. Meskipun demikan pihaknya akan menekankan kedisiplinan kepada para honorer dimaksud.
Penulis: Niko Ruru
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
123872 articles 6 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas