Minggu, 30 Agustus 2015

Wawali Balikpapan Diduga Jual Aset Pemkot

Senin, 4 Februari 2013 10:08

Wawali Balikpapan Diduga Jual Aset Pemkot
tribun kaltim/fachmi rachman
Wakil Walikota Balikpapan Heru Bambang


Saat dikonfrimasi, Minggu sore (3/2), Heru Bambang menolak memberikan keterangan,  dia menyerahkan sepenuhnya kepada Andi Abdullah SH sebagai kuasa hukum Andi Malik Tadjoeddin. Sore itu, Andi Abdullah dipanggil oleh Heru ke rumahnya untuk memberikan penjelasan hukum terakit dengan persoalan tersebut di atas.

Konferenesi pers seolah menjadi pembuka rumor SMS berantai tentang penjual aset pemkto tersebut di masyarakat. Hadir dalam konferensi Ketua DPC LAKI Balikpapan Ir Nurdin Ismail, Sekretaris H Ahmad Idris, Koordinator Bidang Investigasi dan Advokasi M. Thalib, Koordinator Bidang Pengawasan Alimi Saleh, acara itu dihadiri tiga wartawan di Balikpapan.

Nurdin menjelaskan dia melakukan konferensi pers itu sebelumnya menerima laporan dari warga Balikpapan yang mengaku prihatin atas penjualan aset pemerintah kota tersebut, "Dia memberikan laporan kepada kami," kata Nurdin. Selanjutnya, kata dia, tim LAKI turun ke lepangan manecari informasi terkait dengan dugaan korupsi tersebut.


Berdasarkan data yang diperoleh oleh LAKI, maka terjadi penjualan aset tersebut dalam hak transaksi jual beli tanah antara Heru Bambang, saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Balikpapan dengan PT Indonesia Merancang Bangun (IMB).


Sesuai dengan fotokopi kuitansi yang diberikan kepada wartawan, disebutkan Heru Bambang melakukan transaksi jual beli tanah dengan PT IMB seluas 21 hektare, dengan harga Rp 450.000/meter persegi sehingga nilai totalnya mencapai Rp 94,5 miliar.


"Jadi sesuai dengan penelusuran kami, dari jumlah transaksi itu ada bukti sudah dibayar oleh PT IMB kepada Heru Bambang sebesar Rp 19 miliar," katanya.


Terdapat tiga kuitansi pembayaran dari PT IMB yang diterima oleh Heru Bambang, masing tanggal 4 April 2012 pembayaran senilai Rp 10.0000.000 (sepuluh miliar rupiah) sebagai termin I pembayaran tanah seluas 210.000 meter persegi (21 hektare)termasuk pajak. Berikut pembayaran Rp 3 miliar tertanggal 1 Agustus 2012, lokas tanah disebutkan berada di samping Dome (Balikpapan Sport and Convention Centre), plus pembayaran sebesar Rp 6.000.000.000 dari pembeli bernama  Idris Manggabarani SE untuk lokasi tanah seluas 7 hektare di Jl. Syarifuddin Yoes, Kelurahan Gunung Samarinda.

Halaman123
Editor: Fransina Luhukay
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About us Help
Atas